Rabu, 28 Januari 2026

Genjot Nilai Investasi, Wakil Kepala BP Batam Dorong Pertumbuhan Industri Maritim dan Pariwisata Bahari

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pertumbuhan investasi di sektor industri maritim dan pariwisata bahari.

Menurut Li Claudia, kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Batam.

Ia juga meyakini bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, Batam dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi maritim unggulan di Indonesia.

“Ini selaras dengan cita-cita Presiden Prabowo yang mendorong sektor maritim atau ekonomi biru (blue economy) Indonesia agar tumbuh lebih kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, Rabu (14/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa Batam memiliki banyak keunggulan untuk mengembangkan industri maritim dan pariwisata bahari. Selain letaknya yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional, Batam juga telah memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi maritim tersebut.

Melalui kebijakan strategis seperti penyederhanaan regulasi serta peningkatan sinergi antarinstansi, Li Claudia berharap daya saing sektor maritim dan pariwisata bahari Batam semakin meningkat dan mampu memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Saat ini, kami terus berkomitmen untuk mengedepankan kemudahan pelayanan perizinan agar investasi, termasuk di sektor industri maritim dan pariwisata bahari, bisa tumbuh signifikan di Batam. Tidak hanya itu, kami juga berupaya melakukan penataan infrastruktur agar Batam dapat unggul dalam persaingan investasi di Indonesia,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh investor atau pelaku usaha yang bergerak di sektor industri maritim dan pariwisata bahari untuk bersama-sama menjalin sinergi dalam mendukung kemajuan Batam.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam memajukan kedua sektor tersebut.

“Kami menekankan agar para pelaku usaha segera melaporkan kendala yang ada, termasuk terkait perizinan. Saya membuka pintu komunikasi bagi setiap pelaku usaha agar tujuan strategis ini dapat terealisasi dengan baik,” pungkasnya. (*)

Update