Sabtu, 17 Januari 2026

Gerai Koperasi Merah Putih Dibangun, Dandim: Ini Simbol Sinergi Pemerintah dan TNI untuk Ekonomi Rakyat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar serentak secara nasional, Kamis (17/10). Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Komando Distrik Militer (Kodim) 0316/Batam ikut ambil bagian dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar serentak secara nasional, Kamis (17/10).

Di Batam, pembangunan tahap awal dilakukan di dua titik, yakni Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, dan Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi rakyat melalui koperasi di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Dandim 0316/Batam Letkol Inf Yan Eka Putra.

Baca Juga: Bimtek Koperasi Merah Putih, Hinterland Batam Dapat Pendampingan Langsung di Lokasi

Dandim menjelaskan, setiap koperasi akan memiliki gerai utama di bagian depan dan gudang di belakang. Model ini dirancang sebagai pusat distribusi dan penjualan yang efisien sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing kelurahan.

“Konsepnya sederhana tapi fungsional. Di depan untuk penjualan, di belakang sebagai tempat penyimpanan logistik. Model ini menyesuaikan dengan jenis usaha koperasi yang dikembangkan,” jelasnya.

Bangunan gerai koperasi dirancang mengacu pada prototipe dari Kementerian Koperasi dan UKM, dengan standar luas lahan 1.000 meter persegi dan bangunan ukuran 20 x 30 meter.

Namun untuk Batam, Dandim mengungkapkan, lahan yang tersedia bahkan lebih luas, mencapai 2.300 meter persegi.

“Ini menunjukkan komitmen kuat dari Pemko Batam dan semua pihak untuk mendukung keberhasilan program,” tambah Yan Eka.

Pembangunan gerai dan gudang koperasi ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan. Artinya, seluruh fasilitas koperasi diproyeksikan beroperasi penuh pada akhir Januari 2026.

“Sesuai arahan Menteri Koperasi, target pembangunan tiga bulan. Jadi kalau semua lancar, akhir Januari 2026 sudah bisa dimanfaatkan,” kata Dandim.

Program Gerai Koperasi Merah Putih merupakan kelanjutan dari pembentukan 64 koperasi kelurahan yang telah diresmikan pada Juni lalu. Seluruhnya menjadi bagian dari jaringan koperasi nasional yang berbasis komunitas lokal.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi simbol sinergi pemerintah pusat, daerah, dan TNI dalam mendukung kebangkitan ekonomi rakyat,” tegas Yan Eka.

Pemerintah berharap kehadiran gerai dan gudang koperasi ini dapat memperkuat rantai pasok kebutuhan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis komunitas di tingkat kelurahan. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Update