batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam langsung bertindak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) SP Plaza, Jalan Letjen Suprapto, Sagulung.
Melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur, perbaikan jalan kini sedang dikebut agar kemacetan yang kerap terjadi, terutama dari arah Putri Hijau menuju Bundaran Barelang, bisa terurai.
Progres pengerjaan saat ini telah mencapai sekitar 30 persen, khususnya untuk bagian sisi kiri dan kanan jalur. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 1,5 bulan mendatang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan, M Gazali Djajasasmita, mengatakan, perbaikan tersebut merupakan respons atas kondisi jalan yang sering dikeluhkan pengendara, terutama warga Batuaji dan Sagulung yang melintasi jalur tersebut setiap hari.
BACA JUGA: Warga Desak Proyek Pelebaran Jalan Ahmad Yani Dipercepat karena Kemacetan Kian Parah
“Kami imbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas, karena proses pengerjaan sedang berlangsung. Kami berupaya maksimal agar pekerjaan ini cepat selesai dan masyarakat bisa menikmati akses jalan yang lebih nyaman dan aman,” kata Gazali.
Gazali mengungkapkan, sejumlah tantangan teknis dihadapi tim di lapangan, seperti kondisi jalan yang sempit dan berair, utilitas lama yang harus ditangani secara hati-hati, serta keterbatasan ruang untuk manuver alat berat. Selain itu, terdapat saluran air dari bangunan liar yang kini sudah dinormalisasi.
“Kendala seperti saluran air dan sempitnya medan tidak menghambat kami. Kami tetap optimistis pengerjaan bisa selesai sesuai target waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Boy Zasmita, menegaskan, komitmennya untuk menyelesaikan proyek ini dengan optimal. Ia menyebutkan bahwa pekerjaan dilakukan siang dan malam demi mengejar target.
“Pengerjaan ini menjadi perhatian serius sesuai arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam. Kami genjot siang malam agar jalan ini bisa segera dinikmati masyarakat,” ucap Boy.
Perbaikan jalan di bawah JPO SP Plaza tersebut telah berjalan selama 20 hari, dengan pembiayaan berasal dari anggaran pemeliharaan BP Batam tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BP Batam dalam membenahi infrastruktur dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah hinterland. (*)
Reporter: Juanda



