
batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad diwakili Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Batam, Herawati membuka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di lantai 6, Harmoni One Convention Hotel & Service Apartments, Batam Kota, Batam, Sabtu (23/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB.
Herawati mengajak para bidan untuk mengedepankan kolaborasi dengan Pemko Batam, pengusaha, lembaga formal/ informal, dan masyarakat.
Penasehat Pengurus Cabang (PC) IBI Kota Batam sekaligus penasehat Pengurus Daerah (PD) IBI Provinsi Kepri, Dr. Hj. Gusnawati STr. Keb, MKM. dalam amanahnya mengingatkan, agar para bidan untuk terus meningkatkan kemampuan, keterampilan di bidang pelayanan kesehatan. Jangan berhenti untuk terus belajar.
Tak putus dengan mengingatkan, Gusnawati juga membakar emosi ‘’adik-adik’’ (para bidan muda, red) agar bekerja dengan jujur dan ikhlas. ‘’Tetap semangat, jaga kesehatan, terus tambah wawasan,’’ ajak Gusnawati di hadapan ratusan hadirin.
Ketua PC IBI Kota Batam, Hj Husna Zainul STr. Keb. meminta, para bidan agar terus membaca berbagai peraturan terkait kesehatan. Peraturan itu dinamis, berkembang seiring dengan kebutuhan zaman. Begitu juga dengan penguasaan Informasi dan Teknologi (IT). Sekarang, hampir seluruh pelayanan kesehatan berbasis IT. Mengabaikan IT, para bidan akan tertinggal, dan itu tentu tidak baik untuk sebuah sistem pelayanan kesehatan, dan akan merugikan bidan, lembaga kesehatan, dan juga masyarakat.
‘’Di mana ada wanita, di situ ada pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan. Ikuti terus perkembangan pendidikan formal dan informal,’’ papar Husna.
Ketua Panitia HUT ke-74 IBI, Siti Hardiyati; dan Bendahara IBI Kota Batam, Hj Yenny Sanawi STr. Keb, menambahkan, acara dihadiri 650 bidan yang berasal 24 Ranting Bidan se-Batam. Batam sendiri memiliki total 1.200 bidan. Acara ini juga diisi dengan Seminar Sehari, Bakti Sosial, dan Pelayanan KB.
Acara didukung Ketua PD IBI Kepri, Suci Herawati, dan dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina Msi; Direktur Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB), dr Ibnu Rushd MKM; Ustaz Hardizon; perwakilan direktur RS se-Batam; perwakilan IDI se-Batam; perwakilan kepala puskesmas se-Batam; dan mitra kerja lainnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemotongan kue, plus nyanyi bersama. Kemeriahan agenda tahunan pelayan kesehatan ini semakin menarik dengan menarinya delapan bidan. Di usia yang tidak lagi muda, badan yang sehat, para bidan mampu bergerak lincah menghibur komunitas mereka.
Suasana akrab semakin terasa, heboh, dan juga lucu manakala Gusnawati menyampaikan ‘’kalimat panjang’’ yang intinya, dengan berbuat baik dan bermanfaat, siapapun orangnya akan menjadi manusia berguna walaupun dia sudah lanjut usia (lansia).
‘’Meskipun kita sudah lansia. Jangan malu, jangan pernah berhenti berkarya, bekerja, bermanfaat untuk orang banyak. Kita bangga sekaligus bersyukur bisa mencapai usia lansia. Karena tidak semua orang bisa mencapai usia lansia,’’ ingat Gusnawati. (adv)
Reporter: Suprizal Tanjung



