Sabtu, 10 Januari 2026

Hadapi Lonjakan Nataru, Dirut PELNI Tinjau Kesiapan KM Nggapulu di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Direktur Utama PELNI Tri Andayani meninjau langsung kesiapan KM Nggapulu saat sandar di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batam, Kamis (18/12), guna memastikan pelayanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berjalan aman dan nyaman. F.Istimewa

batampos – Menghadapi lonjakan penumpang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memastikan kesiapan armada lautnya. Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, turun langsung melakukan monitoring ke KM Nggapulu saat kapal sandar di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batam, Kamis (18/12).

Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen PELNI dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan transportasi laut selama periode peak season libur akhir tahun. Tri Andayani yang akrab disapa Anda didampingi Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda, Kepala Cabang PELNI Batam Edwin Kurniansyah, serta Nakhoda KM Nggapulu Capt. Roberto Matualage.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran direksi mengecek langsung kondisi kapal, fasilitas penumpang, kesiapan kru, hingga standar keselamatan pelayaran. Anda menegaskan bahwa pelayanan prima kepada masyarakat menjadi prioritas utama PELNI selama Nataru.

“Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan seluruh armada PELNI siap memberikan pelayanan terbaik selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Kami ingin memastikan penumpang dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Anda.

Baca Juga: DPRD Batam Gelar Paripurna Istimewa Peringati HJB ke-196

Tak hanya itu, melalui sistem pengeras suara kapal, Anda juga menyapa para penumpang KM Nggapulu sekaligus menyampaikan ucapan selamat menikmati libur Natal dan Tahun Baru. Ia turut mengimbau penumpang untuk mematuhi aturan keselamatan, menjaga ketertiban, serta kebersihan kapal selama pelayaran.

“Saya mengajak seluruh penumpang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan, agar pelayaran kita berjalan lancar hingga tujuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, memastikan meski terjadi peningkatan jumlah penumpang selama Nataru, seluruh operasional kapal tetap berada dalam batas aman. PELNI, kata Edwin, terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait.

“Jumlah penumpang masih sesuai dengan kapasitas kapal dan batas dispensasi yang ditetapkan Kementerian Perhubungan. Kami terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” jelas Edwin.

Untuk mendukung kelancaran angkutan Nataru, KM Nggapulu dijadwalkan melayani Pelabuhan Batam sebanyak tiga kali keberangkatan pada Desember dan dua kali pada Januari 2026. Kapal ini melayani rute Tanjung Priok – Batam – Belawan (PP) sebagai bentuk dukungan terhadap operasional KM Kelud.

Baca Juga: Mobil Terbakar di Bengkong Polisi, Begini Kondisi Pengemudinya

Langkah tersebut diambil guna mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus memastikan distribusi transportasi laut di wilayah barat Indonesia tetap berjalan lancar selama libur akhir tahun.

Usai periode Nataru yang berakhir pada 8 Januari 2026, KM Nggapulu akan kembali beroperasi pada rute reguler, yakni Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung – Ternate – Ambon (PP). (*)

Update