
batampos – Menjelang puncak arus perjalanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, PELNI Cabang Batam bersiap menghadapi lonjakan penumpang yang diperkirakan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Tidak ingin terjadi kepadatan penumpang dan antrean panjang di pelabuhan, PELNI menambah satu armada yakni KM Nggapulu untuk memperkuat layanan selain KM Kelud yang menjadi kapal reguler dari Batam.
Kepala PELNI Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan momentum Nataru selalu menjadi periode tersibuk dalam setahun, dengan kenaikan jumlah penumpang yang dapat mencapai puluhan persen. Karena itu, penambahan kapal menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh perjalanan berjalan lancar.
“Setiap akhir tahun selalu terjadi lonjakan yang cukup signifikan, khususnya tujuan Belawan dan Tanjung Priok. Untuk mengantisipasi hal itu, kami siapkan KM Nggapulu sebagai kapal tambahan agar kapasitas angkut meningkat dan masyarakat mendapat lebih banyak pilihan jadwal,” ujar Edwin, Minggu (16/11).
Baca Juga: Soeryo Respationo Kembali Nakhodai DPD PDI Perjuangan Kepri Periode 2025-2030
KM Nggapulu dijadwalkan mulai melayani penumpang pada 15 Desember 2025 dengan rute Batam–Belawan. Kapal ini juga akan berangkat pada 17, 18, dan 21 Desember 2025 menuju Tanjung Priok dan Belawan. Dengan masuknya KM Nggapulu, frekuensi pelayaran dari Batam pada pertengahan hingga akhir Desember dipastikan meningkat.
Sementara itu, KM Kelud tetap menjadi kapal utama yang mengangkut penumpang sepanjang Desember 2025, termasuk sejumlah jadwal keberangkatan menuju Tanjung Balai Karimun, Belawan, dan Tanjung Priok.
Edwin memastikan seluruh kapal berada dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi penuh selama masa liburan Nataru yang diprediksi akan mengalami puncak pergerakan pada pekan ketiga Desember.
“Kami melakukan pengecekan armada secara berkala. Untuk masa Nataru ini, seluruh kapal sudah melalui pemeriksaan teknis dan siap berlayar. Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Baca Juga: Satpol PP Batam Bakal Lakukan Penertiban di Tiga Lokasi, Tunggu Lampu Hijau Tim Terpadu
Selain kesiapan kapal, PELNI juga meningkatkan pelayanan baik di pelabuhan maupun di atas kapal, termasuk penambahan petugas, perbaikan alur naik–turun penumpang, dan optimalisasi ruang tunggu.
Untuk menghindari penumpukan di loket, masyarakat diimbau memanfaatkan aplikasi PELNI Mobile untuk pemesanan tiket, pengecekan jadwal, dan informasi ketersediaan tempat tidur (tiket).
“Dengan memesan secara online, masyarakat tidak perlu antre panjang di loket, apalagi menjelang puncak arus mudik. Informasi jadwal kapal juga akan diperbarui secara berkala di aplikasi,” pungkas Edwin. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



