Jumat, 30 Januari 2026

Halal Bihalal Warga Cluster Eldewais GNC Nongsa Penuh Kehangatan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Acara halal bihalal keluarga besar Cluster Eldewais, Green Nongsa City, RT 003 RW 001, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Sabtu (12/4) malam. (F.Yashinta)

batampos – Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti acara halal bihalal keluarga besar Cluster Eldewais, Green Nongsa City, RT 003 RW 001, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Sabtu (12/4) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1446

Acara halal bihalal malam itu turut dihadiri oleh perangkat RT dan RW, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan. Selain ramah tamah dan makan bersama, kegiatan ini juga diisi dengan obrolan ringan mengenai pembangunan lingkungan dan perencanaan kegiatan warga ke depan.

Ketua RT 003, Jamal Efendi, mengatakan bahwa kegiatan halal bihalal ini merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan warga. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga bentuk nyata menjaga kekompakan dan keakraban di lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga: Anggota DPRD Kepri Suhadi Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Ribuan Warga dan Wakil Gubernur

“Kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi setelah merayakan hari besar Idulfitri. Halal bihalal ini rutin dilakukan setiap tahun. Tujuannya menambah kekompakan dan keakraban sesama warga. Harapan kami, semua warga semakin solid dan terus menjaga silaturahmi,” ujar Jamal.

Senada dengan itu, Ketua RW 001 Green Nongsa City, Karsono, turut mengapresiasi peran serta warga dan panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antartetangga agar tercipta lingkungan yang damai dan maju bersama.

“Halal bihalal ini mempererat silaturahmi, memperkuat hubungan bertetangga, dan menciptakan tim kerja yang solid. Semua yang baik perlu kita apresiasi. Di Green Nongsa City ini, tujuannya memang saling mendukung, seperti satu keluarga,” kata Karsono.

Dalam kesempatan tersebut, tim pembangunan Ahmad Ramadi menyampaikan rencana pengaktifan kembali fasilitas umum (fasum) olahraga agar warga memiliki aktivitas fisik bersama dan lebih saling mengenal. Ia menambahkan, pembangunan fasum saat ini sudah berjalan meski baru mencapai sekitar 50 persen.

Baca Juga: Harga Cabai Masih Tinggi di Batam, Pedagang Makanan Mengeluh

“Terkait legalitas lahan, masih menunggu penyerahan pengelolaan resmi dari Pemerintah Kota Batam,”jelas Ahmad.

Ia menyebutkan, proyek pembangunan fasum akan terus berlanjut dengan semangat gotong royong. Targetnya, pada bulan Agustus mendatang, bangunan tersebut sudah memiliki atap dan bisa mulai digunakan oleh warga.

“Kami sedang menghitung biaya lanjutan pembangunan. Targetnya Agustus ini sudah beratap. Untuk menunggu proses dari pemerintah belum bisa, karena lahan belum diserahkan ke Pemko. Tapi semangat gotong royong dari warga akan terus menjadi kekuatan utama,” ujarnya optimistis. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Update