
batampos– Tumpukan sampah di TPS pinggir jalan Marina City tepatnya di sekitar simpang Jupiter semakin menggunung. Pada sisi kiri dan kanan jalan kini dipenuhi lalat dan aroma busuk yang tercium hingga puluhan meter.
Akibatnya, bau busuk dan lalat ini menganggu aktivitas pelajar di MTS Nur Fikri. Sekolah ini tepat berada di belakang TPS.
“Setiap hari kami belajar mencium bau busuk. Lalatnya sampai masuk ke kelas,” ujar Edi, salah seorang pelajar, Rabu (26/11)
BACA JUGA: Bukan Armada, DPRD Minta Teknologi Sampah Jadi Prioritas di Batam
Ia mengaku dengan aroma busuk tersebut para pelajar tidak fokus untuk belajar. Bahkan, beberapa pelajar menjadi mual dan pusing.
“Gak bisa belajar. Istirahat keluar kelaspun yang dicium bau busuk terus. Setiap hari jadi mual, makan tidak selera,” katanya.
Ia berharap tumpukan sampah ini segera diatasi pihak pemerintah. Sehingga aktivitas di sekolahnya kembali lancar dan kesehatan para pelajar tidak terganggu.
“Beberapa teman juga ngeluh sakit, izin sekolah,” ungkapnya.
Sementara Dimas, pemulung di TPS tersebut mengatakan sampah yang menggunung ini sudah berlangsung selama 2 pekan.
“Biasanya tidak sebanyak ini. Karena tidak bisa diangkut, antrian di TPA Punggur,” katanya.
Camat Batuaji, Addi Harnus mengatakan tumpukan sampah di dekat sekolah tersebut merupakan tanggung jawab dari Kecamatan Sekupang.
“Itu masuk Sekupang, kita yang TPS diseberangnya,” ujarnya singkat. (*)
Reporter: Yofi



