
batampos – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim menyiapkan ratusan penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 248 penerbangan tambahan diajukan sejumlah maskapai untuk melayani rute domestik selama masa angkutan hari raya tersebut.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan penerbangan tambahan itu diajukan untuk melayani sekitar 24 rute domestik dari Batam. Penerbangan tambahan dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
“Total ada sekitar 24 rute domestik. Untuk periode Lebaran ini ada pengajuan sekitar 248 extra flight dari maskapai,” ujar Annang , Jumat, (6/3).
Menurut Annang, sejumlah rute tujuan utama penerbangan tambahan antara lain Jakarta, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta, dan Jambi. Dari seluruh rute tersebut, jalur Batam–Jakarta diperkirakan kembali menjadi yang paling padat selama musim mudik dan rute terpadat tetap Jakarta.
“Sejumlah maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan tersebut antara lain Citilink, Super Air Jet, Lion Air, serta Sriwijaya Air,” katadia
Pengelola bandara juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, pergerakan penumpang diprediksi mencapai sekitar 18 ribu orang, baik yang berangkat maupun tiba di Bandara Hang Nadim.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola bandara menyiapkan sejumlah langkah operasional.
Salah satunya dengan mengantisipasi perubahan tipe pesawat yang digunakan maskapai menjadi berkapasitas lebih besar.
Annang menjelaskan, beberapa maskapai berpotensi mengganti pesawat dari tipe narrow body menjadi pesawat berbadan lebar (wide body).
Perubahan ini memungkinkan jumlah penumpang yang datang dalam waktu bersamaan meningkat signifikan.
Sebagai contoh, rute Batam–Jakarta yang biasanya menggunakan pesawat tipe Boeing 737-900 dengan kapasitas sekitar 200 penumpang dapat diganti dengan pesawat berkapasitas hingga sekitar 400 penumpang dalam satu waktu.
“Kondisi ini perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan antrean panjang di area check-in,” ujar Annang.
Saat ini Bandara Hang Nadim memiliki 28 konter check-in yang dinilai masih memadai untuk melayani penumpang. Namun pengaturan operasional tetap disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang secara bersamaan.
Selain penerbangan domestik, Annang memastikan layanan penerbangan rute Timur Tengah dari Batam masih berjalan normal. Hingga saat ini belum ada pemberitahuan pembatalan penerbangan.
“Penerbangan masih berjalan dua kali seminggu, kedatangan hari Rabu dan keberangkatan hari Sabtu,” katanya.(*)



