Minggu, 11 Januari 2026

Harga Ayam Potong Naik Lagi, Sayuran Ikut Naik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Sejumlah warga sedang memilih daging ayam di Pasar Botania 2 Batamkota. F Cecep Mulyana/Batam Poss

batampos – Harga ayam potong di pasaran Batam kembali naik setelah sempat turun seminggu terakhir. Saat ini, harga ayam potong segar dijual Rp 38-40 ribu per kg, dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kg.

Di Pasar Botania Batamcenter, misalnya harga ayam potong segar dijual Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga ayam potong ukuran kecil perekor dijual Rp 32 dari harga Rp 30 ribu per kg.

“Iya harga ayam naik lagi, baru dua hari naik,” ujar Zul pedagang ayam, Senin (27/1).

Baca Juga: Harga Sayur di Batam Merangkak Naik, Warga Khawatir Jelang Puasa dan Lebaran

Menurut dia, kenaikan harga ayam potong diduga terjadi karena masa liburan. Dan ada permintaan cukup tinggi selama masa liburan.

“Ya karena momen liburan, permintaan tinggi. Jadi harga ayam ikut naik,” tegasnya.

Di Pasar Mustafa Batamcenter harga ayam juga terpantau tinggi, hingga Rp 40 ribu. Namun menurut pedagang harga ayam ini sudah jauh turun dibanding tahun baru.

“Tahun baru sampai Rp 44 ribu, sekarang Rp 40 ribu. Memang sempat turun sebelumnya, tapi naik lagi,” ujar Ega, pedagang ayam.

Tak hanya ayam yang terpantau tinggi, harga sayur mayur terutama bayam dan kangkung turut naik di pasaran Batam. Dari harga sebelumnya Rp 8-10 ribu per kg, saat ini dijual Rp 25-30 ribu per kg.

Baca Juga: Jembatan Putus di Marina Belum Diperbaiki, Warga Berharap Solusi Permanen

“Harga bayam dan kangkung lagi naik drastis. Hampir 3 kali lipat dibanding biasa,” ujar Marwah, pedagang sayur mayur.

Menurut dia, karena tingginya harga dua jenis sayur itu, maka ia pun menjual perons bukan per kg. Hal itu menyesuaikan dengan permintaan pelangganya.

“Peminat sayur ini jadinya berkurang. Kalau pun beli itu tak banyak,” tegasnya.

Masih kata Marwah, melambungnya harga sayur mayur itu dikarenakan stok yang terbatas. Diduga karena hujan, maka banyak petani yang tak memetik hasil pertaniaanya.

“Stok memang terbatas, saya pun tak berani ambil banyak, karena takut harga mendadak turun. Ditambah sayur tak bisa distok banyak ,takut busuk,” imbuhnya.

Sementara, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertaniaan Kota Batam, Mardanis belum bisa dikonfirmasi terkait harga ayam dan sayur yang tinggi. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Update