Sabtu, 31 Januari 2026

Harga Beras Merangkak Naik, Wagub Kepri Siapkan Langkah Kendalikan Inflasi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Seorang warga saat memilih beras di Pasar Mustafa Batam Center, Selasa (6/1). Saat ini harga beras dan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kenaikan harga beras di sejumlah wilayah Kepri menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan telah menyiapkan langkah antisipatif agar kenaikan harga tidak berujung pada inflasi maupun kelangkaan bahan pokok.

Nyanyang mengakui, harga beras di Kepri saat ini sudah menunjukkan tren kenaikan. Karena itu, Pemprov Kepri langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Perum Bulog, guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga di pasaran.

“Di Kepri ini harga beras sudah mulai merangkak naik. Ini tidak boleh dibiarkan. Kemarin saya sudah rapat koordinasi, termasuk dalam forum business matching. Jangan sampai nanti beras menjadi penyumbang inflasi atau bahkan terjadi kelangkaan,” ujar Nyanyang, Jumat (30/1).

Baca Juga: Nakhodai Bea Cukai Batam, Ini Rekam Jejak Agung Widodo

Menurutnya, Bulog akan menjadi garda terdepan dalam mengendalikan harga beras di pasaran. Jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar, pemerintah akan segera melakukan intervensi melalui operasi pasar maupun penyaluran cadangan beras pemerintah.

“Kami akan kontrol bersama Bulog. Kalau memang diperlukan, kami akan koordinasi juga dengan Dinas Ketahanan Pangan, B2KH, serta perangkat terkait lainnya agar persoalan beras ini tidak berdampak luas,” katanya.

Tak hanya beras, Pemprov Kepri juga menyoroti tingginya harga komoditas lain, salah satunya ayam. Nyanyang menyebut, harga ayam yang masih relatif mahal menjadi perhatian pemerintah karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

“Termasuk ayam juga masih mahal. Ini juga menjadi fokus kami. Pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka menengah hingga panjang, Pemprov Kepri menyiapkan konsep penguatan ketahanan pangan berbasis desa melalui Koperasi Merah Putih. Koperasi tersebut akan didorong untuk terlibat langsung dalam produksi pangan, termasuk peternakan ayam.

Baca Juga: Korsleting Disertai Ledakan Picu Kepanikan di Mitra Raya Batam Center

“Nanti pemerintah akan membangun dan mendorong peternakan ayam. Koperasi Merah Putih di masing-masing desa akan diperankan untuk memelihara dan mengelola ayam. Ini dilakukan di seluruh Kepri,” jelas Nyanyang.

Ia menambahkan, program tersebut mulai berjalan tahun ini. Saat ini, Koperasi Merah Putih di berbagai desa tengah fokus pada penguatan infrastruktur, pengelolaan, dan manajemen koperasi agar siap berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

“Tahun ini sudah mulai. Koperasi Merah Putih sedang konsentrasi membenahi manajemen dan pengelolaan, agar dekat dengan masyarakat dan benar-benar siap membangun kontribusi untuk ketahanan pangan di Kepri,” pungkasnya.(*)

ReporterYashinta

Update