Senin, 26 Januari 2026

Harga Daging Beku di Batam Tembus Rp120 Ribu Per Kilo, Amsakar Bakal Sidak dan Rapat Terpadu

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Harga daging beku di Kota Batam melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan ini memicu keprihatinan pemerintah daerah, yang hari ini dijadwalkan duduk bersama para distributor dan instansi teknis terkait untuk membahas akar persoalan sekaligus mencari solusi.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan telah memerintahkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Batam, Mardanis, untuk segera menindaklanjuti persoalan ini secara serius.

“Saya sudah minta kepada Pak Mardanis untuk segera follow-up dengan stakeholder terkait, termasuk para distributor dan OPD teknis,” katanya, Selasa (15/7).

Menurutnya, lonjakan harga daging beku berpotensi memengaruhi stabilitas inflasi di Batam, yang selama ini dijaga tetap dalam kisaran normal.

“Kalau terjadi lompatan harga, itu dampaknya akan mempengaruhi inflasi. Kita ingin inflasi di Batam ini stabil. Tidak boleh naik, tapi juga tidak boleh turun. Kalau naik, artinya daya beli masyarakat berat. Tapi kalau turun, daya jual pelaku usaha bisa merugi,” ujarnya.

Amsakar ingin semua pihak menjaga inflasi dalam rentang yang sehat agar keseimbangan antara produsen dan konsumen tetap terjaga.

Terkait penyebab kenaikan harga, dia menyebut pasokan daging beku dari luar daerah mulai terbatas. Hal ini berdampak pada keterbatasan stok cadangan di Batam.

“Saya sudah dapat informasi dari Pak Mardanis bahwa pasokan dari luar semakin terbatas. Stok cadangan kita juga terbatas,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, jika kendala berasal dari proses impor—misalnya dari Australia yang merupakan salah satu negara pemasok utama—pemerintah akan mencoba mendalami dan mencari tahu titik persoalannya.

“Kalau dari dalam negeri, biasanya dari Lampung. Kalau memang ada persoalan jumlah produksi ternaknya yang terbatas, ya kita tak bisa lakukan intervensi. Tapi kalau berada pada batas kewenangan pemerintah, insyaallah kita bisa intervensi,” kata dia.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan kembali menggelar rapat terpadu bersama para distributor dan OPD teknis. Sidak ke lapangan juga direncanakan dalam waktu dekat untuk memastikan kondisi ril pasokan serta distribusi daging beku di wilayah Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Update