
batampos – Harga emas di Kota Batam kembali merangkak naik dan mencatatkan tren tinggi di awal Oktober 2025. Per Rabu (1/10), harga buyback atau penjualan kembali emas perhiasan 24 karat tembus di angka Rp 2.045.000 per gram.
Kenaikan ini memberikan peluang bagi masyarakat yang telah lama menabung emas untuk melepas simpanan mereka dengan nilai lebih menguntungkan.
“Untuk emas 24 karat kita ada empat kategori harga. Semakin berat gramnya, semakin murah harga per gramnya,” ujar Iqbal, staf penjualan Banda Baru Batam Center.
Menurutnya, kategori harga emas 24 karat dibagi dalam empat tingkatan: 0–4 gram, 5–15 gram, 18–40 gram, dan lebih dari 45 gram. “Kalau untuk kadar emas 916 (22 karat), 18 karat, atau 17 karat itu berbeda lagi,” tambahnya.
Selain emas 24 karat, harga buyback untuk emas jenis lain juga ikut terkerek. Emas 916 tercatat di Rp 1.809.000 per gram, emas 750 Rp 1.462.000 per gram, dan emas 700 Rp 1.359.000 per gram.
Berikut daftar harga emas di Banda Baru Batam Center, Rabu (1/10/2025):
Emas 24K lebih dari 45 gram Rp 2.153.000 / buyback Rp 2.045.000
Emas 24K (18–40 gram) Rp 2.173.000 / buyback Rp 2.045.000
Emas 24K (5–15 gram) Rp 2.194.000 / buyback Rp 2.045.000
Emas 24K (0–4 gram) Rp 2.214.000 / buyback Rp 2.045.000
Emas 916 Rp 2.173.000 / buyback Rp 1.809.000
Emas 750 Rp 1.886.000 / buyback Rp 1.462.000
Emas 700 Rp 1.743.000 / buyback Rp 1.359.000
Kenaikan harga emas ini dinilai menjadi momentum tepat bagi masyarakat yang menyimpan emas dalam jangka panjang. Dengan tren harga yang stabil di level tinggi, sebagian masyarakat memilih menjual untuk meraih keuntungan, sementara sebagian lainnya tetap menahan sebagai investasi jangka panjang.
“Biasanya kalau harga sudah menembus Rp 2 juta ke atas, banyak pelanggan yang datang untuk menjual. Tapi ada juga yang justru membeli karena yakin harga emas akan terus naik,” tutur Iqbal.
Tren kenaikan harga emas di Batam mengikuti pergerakan harga emas internasional yang cenderung menguat, terutama akibat ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar. (*)
Reporter: Azis Maulana



