
batampos – Harga emas beberapa hari terakhir bergerak tak menentu. Kadang meroket, kadang turun lagi. Namun di tengah fluktuasi itu, minat beli justru meningkat. Di Mega Mall Batam Center, suasana konter emas terlihat lebih ramai dari biasanya.
Amel, karyawan Toko Emas Banda Baru, mengatakan lonjakan pembeli terjadi meski harga sedang tinggi.
“Harga sempat menyentuh Rp3.145.000 per gram pada Selasa (3/3). Hari ini sudah turun di angka Rp3.020.000 per gram. Tapi pembeli tetap ramai, bahkan lebih banyak yang beli daripada yang jual,” ujar Amel, Rabu (4/3) siang.
Menurutnya, pergerakan harga yang cepat tidak membuat masyarakat ragu. Justru banyak yang memanfaatkan momen tersebut untuk berinvestasi.
“Beli jauh lebih banyak daripada yang jual. Meski harganya naik turun,” katanya.
Stok Tersedia, Pembeli Bisa Pilih Hingga 100 Gram
Amel memastikan stok emas saat ini masih tersedia. Pembeli bisa memilih mulai dari ukuran kecil 1 gram, 2 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, hingga ukuran besar 100 gram.
Untuk emas 24 karat premium dengan berat hingga 4 gram dijual Rp2.884.000 per gram. Sementara kategori eksklusif ukuran 5–15 gram dibanderol Rp2.857.000 per gram.
Adapun untuk berat di atas 45 gram, harganya berada di kisaran Rp2.804.000 per gram. Jika dihitung per keping, emas 5 gram dijual Rp14.454.000, ukuran 10 gram Rp28.612.000, dan 25 gram mencapai Rp71.024.000.
“Harga masih terus berubah-ubah. Cenderung naik, kadang turun. Setiap hari kami update mengikuti harga nasional,” jelasnya.
Gen Z Pilih Emas Logam Mulia
Salah seorang pembeli, Misbah, mengaku sengaja membeli emas logam mulia untuk investasi jangka panjang.
Menurutnya, harga emas secara tren cenderung naik sehingga layak dijadikan instrumen penyimpanan nilai.
“Sebagai Gen Z, investasi itu penting. Biar ada pegangan juga. Saya pilih emas logam mulia bersertifikat,” katanya.
Ia memilih logam mulia dibanding perhiasan karena tujuannya untuk disimpan, bukan dipakai sehari-hari.
“Kerjaan saya di lapangan. Kurang percaya diri pakai perhiasan, takut juga mengundang perhatian,” tambahnya.
Misbah mengaku rutin menyisihkan sebagian gaji untuk membeli emas. Baginya, emas adalah cara sederhana menjaga nilai uang di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil. “Saya pilih emas karena bisa buat menabung,”kata dia. (*)



