Sabtu, 17 Januari 2026

Harga Hewan Kurban di Batam Naik Jelang Idul Adha 2025

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Salah satu usaha penggemukan hewan kurban di Temiang, Batam. F.Rengga Yuliandra

batampos – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, harga sapi dan kambing di Kota Batam mulai menunjukkan tren kenaikan. Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat akan hewan kurban dan terbatasnya pasokan lokal.

Kenaikan harga hewan kurban disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha. Di sisi lain, Batam tidak memiliki sentra peternakan berskala besar, sehingga pasokan hewan kurban bergantung pada daerah lain seperti Kupang (NTT), Bali, dan Lampung.

Ardi, pengelola usaha penggemukan hewan kurban di Temiang, Batam, menjelaskan bahwa harga sapi ditentukan berdasarkan bobot dan jenisnya.

“Harga sapi Bali berkisar antara Rp21 juta hingga Rp35 juta untuk bobot mulai dari 220 kilogram. Sapi jenis PO dengan bobot 300-400 kilogram dihargai sekitar Rp30-35 juta. Sementara sapi Limosin dengan bobot mulai 660 kilogram bisa mencapai Rp65 juta per ekor,” ujarnya.

Baca Juga: Batam Terima Bantuan Sapi Kurban dari Presiden, Beratnya 822 Kg

Untuk kambing, harga juga bervariasi tergantung jenis dan bobotnya. Kambing jantan Jawa dewasa dijual dengan harga mulai dari Rp1,6 juta hingga Rp2,4 juta, sedangkan kambing betina Jawa dewasa berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp1,55 juta.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis, menyatakan bahwa kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai sekitar 10.000 ekor, terdiri dari 4.000 sapi dan 6.000 kambing.

“Hingga saat ini, jumlah sapi yang sudah tersedia mencapai sekitar 3.000 ekor. Masih ada kekurangan sekitar seribu ekor lagi yang akan dipenuhi dalam waktu dekat,” katanya.

Untuk memastikan kelayakan hewan kurban, DKPP melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen asal-usul ternak.

“Setiap hewan sudah diperiksa di daerah asalnya, kemudian dikarantina saat sampai di Batam. Kami juga akan melakukan pengawasan kembali menjelang Idul Adha,” tambah Mardanis.

Tahun ini, Batam juga menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto. Satu ekor sapi seberat 800 kilogram akan disalurkan untuk masyarakat Kota Batam, dan satu ekor seberat 1 ton untuk Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga: Pemko Batam Fokus Dua Solusi Atasi Banjir di Jodoh dan Nagoya

“Sapi bantuan dari Presiden ini telah melewati proses pemeriksaan teknis dan layak untuk dikurbankan,” ujar Mardanis.

Nantinya, sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia akan dikurbankan di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah jelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Keputusan ini diambil mengingat kapasitas masjid dan jumlah jemaah yang besar, sehingga dianggap layak menerima hewan kurban besar tersebut.

“Sapi kurban dari Presiden sudah diterima oleh Dinas Ketahanan Pangan dan setelah dipertimbangkan, diputuskan untuk nanti diserahkan ke Masjid Sultan. Biasanya memang hewan kurban dari Presiden diberikan ke masjid besar dengan jamaah yang banyak,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update