Minggu, 15 Maret 2026

Harga Komoditi di Batam Masih Normal 2 Pekan Kedepan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Masyarakat sedang memilih sayuran di salah satu pasar di Kota Batam. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Pasca kenaikan bahan bahan minyak (BBM), harga sejumlah komoditi di Batam masih stabil. Namun kondisi itu diperkirakan hanya berlangsung hingga 2 pekan ke depan, yang artinya akan ada kenaikan.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengatakan saat ini sejumlah harga-harga komoditi di Batam belum ada kenaikan signifikan. Hal itu dikarenakan komoditi masih dari harga stok lama.

“Sampai saat ini, belum ada kenaikan komoditi, kecuali minyak goreng yang memang naik sekitar 3 persen, selebihnya masih normal, karena memang dari kami masih harga stok lama,” ujar Aryanto.

Namun kedepannya, kenaikan harga komoditi tak bisa dicegah. Sebab selain harga modal yang naik pasca kenaikan BBM, biaya transportasi juga mengalami kenaikan. Sehingga distributor akan melakukan penyesuaian harga.

“Kami tunggu harga dari pabrik, kalau ada kenaikan, pasti dari kami ada kenaikan. Ongkos kontainer juga ada kenaikan, jadi memang kenaikan komoditi tak bisa dicegah. Kemungkinan sampai dua minggu kedepan masih aman,” jelas Aryanto.

Meski begitu, pihaknya akan berupaya agar kenaikan harga komoditi masih dalam angka wajar. Sehingga tidak terlalu membuat masyarakat Kota Batam kaget dengan kenaikan yang tiba-tiba.

“Pak Gustian memang minta tak ada kenaikan, tapi karena kenaikan BBM ini kami dari distributor pasti melakukan penyesuaian. Untuk mencegah kenaikan kami tak bisa, tapi yang bisa kami lakukan adalah memberikan harga kenaikan dalam angka wajar,” ujar Aryanto.

Meski BBM naik, menurut Aryanto untuk saat ini harga telur justru mengalami penurunan. Dari yang awalnya Rp 245 ribu per 150 butir, saat ini sudah turun menjadi Rp 235 ribu.

“Untuk telur turun, bukan karena BBM, namun memang dari pertenaknya turun,” sebutnya.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau meminta agar para distributor tak langsung menaikan harga pasca kenaikan BBM. Hal itu dikarenakan distributor masih memiliki stok yang dibeli dengan harga lama.

“Saya minta distributor tak naikan harga dulu, karena memang ada harga lama. Dan mereka setuju,” sebut Gustian. (*)

 

 

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN