Selasa, 17 Maret 2026

Harga Telur dan Cabai Masih Tinggi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Harga telur di sejumlah pasar di Batam naik. F. Iman Wachyudi

batampos – Masyarakat Kota Batam mengeluhkan harga komoditas pokok seperti telur dan cabai yang masih tinggi di pasaran. Apalagi untuk harga cabai yang naik lebih dua kali lipat dibandingkan harga normal.

Tingginya harga telur dan cabai masih terpantau tinggi hingga Rabu (1/6) di Pasar Botania Batamcenter.

Untuk cabai merah keriting misalnya masih dijual hingga Rp 65-70 ribu per kg, cabai rawit hijau Rp65- 70 ribu per kg, cabai rawit merah atau setan Rp 85-90 ribu per kg.

“Harga cabai masih tinggi, belum ada turun,” ujar Andi pedagang cabai.

Harga cabai yang tinggi juga mengurangi daya beli masyarakat. “Paling laku itu cabai rawit hijau atau merah. Kalau cabai keriting kurang, mungkin karena rasanya yang kurang pedas, tapi harga hampir sama dengan cabai setan,” imbuhnya lagi.

Begitu juga dengan harga telur ayam buras terpantau masih Rp 53- 56 ribu per papan isi 30 butir. Harga ini naik lebih setengah dari harga normal yang berkisar Rp 33-38 ribu per papan.

“Untuk telur juga masih tinggi,” ujar Andi juga.

Meri warga Batamcenter mengeluhkan harga cabai dan telur yang tinggi. Apalagi kenaikan harga terjadi tidak di hari besar atau usai lebaran.

“Biasanya naik saat hari besar, ini bukan hari besar tapi harga telur dan cabai naiknya luar biasa,” terangnya usai berbelanja.

Tingginya harga telur juga masih terpantau di sejumlah swalayan. Harga telur per pack isi 10 butir masih Rp 18-20 ribu.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengatakan dari daerah asal sudah ada penurun harga telur. Ia memperkirakan harga telur akan berangsur turun dalam pekan ini.

“Kemungkinan yang dijual itu masih stok lama dengan harga lama, makanya masih tinggi. Kalau stok baru pasti harga sudah turun, karena di daerah penghasil sudah berangsur turun,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN