Minggu, 15 Maret 2026

Harga Telur di Batam Naik Lagi Usai Lebaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Harga telur di sejumlah pasar di Batam naik. F. Iman Wachyudi

batampos – Sepekan lebih usai Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Haji, harga-harga komoditi di Batam masih tetap tinggi. Harga telur yang sempat turun, ternyata kembali naik di pasaran Batam.

Harga telur ayam buras terpantau Rp 47-55 ribu per papan isi 30 butir. Sebelumnya harga telur ini sempat turun di pasaran Rp 44-51 ribu per papan. Namun ternyata beberapa hari terakhir harga telur naik lagi.

Pantauan Batam Pos di sejumlah swalayan kawasan Nongsa dan Batamcenter, harga telur per pack isi 10 butir berkisar Rp 17.500-18.500. Sedangkan satu papannya mulai Rp 50-53 ribu.
Tak hanya harga yang tinggi, untuk ukuran telur pun rata-rata lebih kecil dari biasanya.

“Harga telur naik lagi, ini telur dari Medan makanya kecil,” ujar Ira salah satu pengawai swalayan di Batamcenter.

Sedangkan di pasar Botania Batamcenter, harga telur ayam buras per papannya berkisar Rp 51-55 ribu. Harga ini juga naik dibanding harga biasa.

“Baru minggu ini harga telur naik lagi, sebelumnya sempat turun, tapi memang naik lagi,” ujar Edi.

Naiknya harga telur, menurut Edi banyak dikeluhkan oleh pembeli, terutama pelanggan wanita. Mereka protes kenapa harga telur tetap tinggi, malah makin mahal.

“Itulah saya kurang tahu juga penyebabnya. Biasanya telur perpapan itu bisa Rp 37-40 ribuan. Sekarang paling mahal Rp 55 ribu,” terangnya.

Sementara di warung-warung harga perbutir telur ayam buras dijual Rp 2000. Harga telur ini tetap bertahan sejak lama, hampir mendekati 3 bulan.

Tak hanya telur, harga semua jenis cabai di pasaran juga masih tinggi. Harganya pun masih diatas Rp 100 ribu untuk cabai jenis rawit setan dan cabai keriting biasa

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau belum bisa dikonfirmasi terkait kembali naiknya harga telur di pasaraan Batam.(*)

 

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN