
batampos– Dua ribu kilogram atau 2 ton narkotika jenis sabu akan dimusnahkan dalam “Pesta Rakyat Antinarkoba” yang digelar BNN Kepri di Dataran Engku Putri , Kamis (12/6) sekitar pukul 07.00 WIB. Tidak seperti biasanya, pemusnahan dilakukan bukan oleh pejabat, melainkan warga sipil yang dipilih secara acak dari peserta jalan sehat.
Jadi selain agenda pemusnahaan, BNN Kepri juga menggelar Funwalk, yang juga dimeriahkan 3 artis ibu kota, seperti Yeyen Lidya, Bemby, dan Iwa K. Rapper
Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Hanny Hidayat, menyebut pelibatan masyarakat dalam pemusnahan sabu sebagai simbol kuat bahwa perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama. Langkah ini menjadi penanda perubahan pendekatan dalam upaya pemberantasan narkoba di Kepri.
“Hari ini kita tidak hanya memusnahkan barang bukti, tapi juga membakar semangat kolektif untuk melawan narkoba bersama-sama,” ujar Hanny.
BACA JUGA: Pemusnahan Sabu Digelar Terbuka, Ombudsman Ingatkan BNN Hati-Hati
Warga yang dipilih untuk memusnahkan sabu nantinya akan menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap dan mendapat arahan langsung dari tim BNNP. Proses pemusnahan dilakukan menggunakan incinerator portabel di tengah kawasan acara.
“Kami mengundang masyarakat untuk hadir kegiatan pemusnahan, sebagai bentuk perang terhadap narkotika, yang sudah banyak menjerumuskan penerus bangsa,” tegasnya.
Ia menegaskan, BNNP Kepri akan terus mengedepankan pendekatan partisipatif dalam kampanye antinarkoba. “Kalau masyarakat dilibatkan, rasa memiliki itu tumbuh. Perang ini tidak bisa dimenangkan sendiri. Harus bersama,” katanya.
Kegiatan hari ini menjadi momentum penting dalam sejarah pemberantasan narkoba di Kepri. Tidak hanya karena besarnya barang bukti yang dimusnahkan, tapi juga karena pendekatan baru yang menempatkan rakyat sebagai garda depan. Sebuah pesan jelas: narkoba adalah musuh bersama, dan melawannya adalah tanggung jawab kita semua
Selain pemusnahan sabu dan konser musik, berbagai kegiatan pendukung turut digelar. Di antaranya bazar UMKM, panggung seni, dan lomba edukasi antinarkoba untuk anak-anak dan remaja. Semua akan dikemas dalam suasana santai, namun tetap menyuarakan pesan perlawanan terhadap narkoba. (*)
Reporter: Yashinta



