Sabtu, 10 Januari 2026

Hari ke-5, Basarnas Fokus Sebar Informasi ke Kapal Melintas dan Koordinasi dengan SAR Malaysia-Singapura

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Tim SAR mencari korban tenggelam.

batampos – Memasuki hari kelima pencarian Willy Pakpahan, 28, pemancing asal Lubuk Baja, Kota Batam, yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari speedboat di perairan sekitar Pulau Belakang Padang, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Hingga Kamis (10/4), korban belum juga ditemukan.

Kepala Basarnas Kepri, Fazzli, melalui Kepala Pos SAR Batam, Dedius, mengatakan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ketujuh, sesuai dengan prosedur operasi SAR.

Saat ini, fokus utama pencarian adalah penyebaran informasi ke kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian, serta memperkuat koordinasi lintas negara dengan pihak SAR Malaysia dan Singapura.

“Operasi masih berlanjut hingga hari ketujuh. Kami fokus pada penyebaran informasi melalui siaran (broadcast) ke kapal-kapal yang melintas di wilayah perairan tersebut. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan SAR Malaysia dan Singapura, mengingat kemungkinan korban terbawa arus ke wilayah perairan negara tetangga,” ujar Dedius, Kamis (10/4).

Ia menambahkan, langkah ini diambil karena wilayah pencarian berada di jalur pelayaran internasional dan arus laut yang cukup kuat dapat menyeret korban hingga ke perairan luar negeri. Koordinasi lintas negara dilakukan untuk memperluas jangkauan pengawasan, terutama pada kapal-kapal kargo, nelayan, dan feri lintas batas yang berpotensi melintas di sekitar lokasi kejadian.

Selain penyebaran informasi, tim SAR gabungan dari Basarnas, Ditpolairud Polda Kepri, serta instansi terkait lainnya, juga masih melakukan penyisiran di perairan barat Pulau Batam. Area pencarian diperluas hingga 2 sampai 3 mil laut dari titik lokasi awal jatuhnya korban, menyesuaikan arah angin dan arus laut.

“Untuk hari ini, pencarian difokuskan ke arah utara dan selatan dari titik korban jatuh. Cuaca cukup mendukung dan sejauh ini tidak ada kendala teknis di lapangan,” tambah Dedius.

Diketahui, Willy Pakpahan dikabarkan terjatuh dari speedboat saat memancing di wilayah perairan Belakang Padang pada Rabu (2/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum berangkat, korban sempat berpamitan kepada istrinya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update