Senin, 16 Maret 2026

Hari Kedua PPDB SD: Pendaftar Lebih Sepi, Tapi Banyak Aduan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana di salah satu sekeolah negeri saat PPDB hari kedua, Selasa (7/6). F.Cecep Mulyana

batampos – Hari kedua pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat sekolah dasar (SD) berjalan lancar. Berbeda dengan hari pertama, di hari kedua jumlah pendaftar lebih sedikit dibandingkan hari pertama.

Penanggung Jawab Aplikasi PPDB, Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Nila Desmini mengatakan hari kedua banyak pengaduan yang diterima dari orangtua. Mereka mayoritas lupa sandi dan lupa memilih sekolah, namun sudah melakukan konfirmasi berkas pendaftaran.

“Keluhan masih seputar kebingungan soal pendaftaran. Selesai login banyak yang lupa password. Karena terburu-buru juga lupa memilih sekolah yang akan dipilih sebagai tempat pendaftaran. Hal ini menyebabkan kelengkapan berkas tidak diterima,” ujarnya.

Nila menyebutkan memasuki hari kedua pendaftaran total peserta yang mendaftar berjumlah 10.043 berkas yang ditemukan panitia di 94 sekolah dasar negeri. Hari kedua pendaftaran lebih sedikit dibanding hari pertama.

“Terjadi penambahan kurang lebih dua ribu pendaftar. Hari pertama lebih dari delapan ribu peserta. Hari kedua jumlah pendaftar tidak seramai hari pertama,” sebutnya.

Nila mengatakan selam dua hari ini pendaftaran peserta didik masih berada di bawah kuota atau rencana daya tampung yang ada yaitu 11.596 siswa. Namun pihaknya masih menunggu laporan dari sekolah yang masih melakukan penerimaan berkas.

“Sekolah mana yang paling ramai dan sepi pendaftar masih kami data. Menurutnya, Sampai saat ini hasil PPDB masih baik dan lancar. Kami juga terus memantau pergerakan jumlah berkas yang masuk,” imbuhnya.

Nila menyebutkan masih ada waktu hingga tanggal 10 Juni mendatang. Orangtua masih berkesempatan mendaftarkan anaknya ke SDN. Ia berharap jumlah kuota yang tersedia terisi dengan baik. Sementara untuk yang tidak lolos seleksi harap berlapang dada.

Seperti yang disampaikan untuk persyaratan masuk ke SDN akan diprioritaskan yang berusia 7 tahun. Jika kuota masih ada maka tim panitia akan melakukan seleksi dengan cara merunut usia anak.

“Jadi memang seleksinya seperti itu. Sementara ini kami panitia masih melakukan penerimaan berkas. Hasilnya akan diumumkan usai penerimaan ditutup,” sebutnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN