Sabtu, 3 Januari 2026

Hari Kedua SPMB, Pendaftar di SMKN 1 Batam Sudah Jauh Melebihi Kuota

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Posko pelayanan SPMB SMKN 1 Batam ramai didatangi orangtua dan peserta pendaftaran SPMB. F. Eusebius Sara

batampos – Antusiasme luar biasa ditunjukkan calon peserta didik pada pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di SMK Negeri 1 Batam. Berdasarkan data rekapitulasi terbaru dari laman resmi https://sispmb.kepriprov.go.id pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 15.34 WIB, tercatat sebanyak 1.866 orang telah mendaftar ke sekolah kejuruan unggulan ini.

Jumlah pendaftar ini jauh melebihi kuota daya tampung sesuai petunjuk teknis yang sudah ditentukan. Enam jurusan yang dibuka oleh SMK Negeri 1 Batam nyaris seluruhnya sudah memenuhi kuota yang tersedia, khususnya melalui jalur Prestasi, Afirmasi, dan Domisili.

Jurusan Teknik Pengelasan menjadi favorit dengan jumlah pendaftar tertinggi, yaitu mencapai 455 orang, disusul Teknik Elektronika Industri dengan 416 pendaftar.

Sementara itu, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan mencatat 283 pendaftar, Teknik Mekatronika sebanyak 189, Teknik Otomasi Industri 216, serta Teknik Pemesinan dengan 267 pendaftar. Persaingan paling ketat tampak terjadi di jalur prestasi, yang menunjukkan minat tinggi siswa berprestasi untuk masuk ke SMKN 1 Batam.

Baca Juga: Batam Inisiasi Perlindungan Sosial bagi 6.945 Pekerja Rentan, Jadi Model Nasional untuk Sektor Informal

Khusus jalur afirmasi, sejumlah kursi masih tersisa di beberapa jurusan. Misalnya, Teknik Komputer dan Jaringan masih memiliki 11 kursi dari total 29, Teknik Mekatronika tersisa 10 kursi, dan Teknik Otomasi Industri menyisakan 15 kursi. Teknik Pemesinan dan Teknik Pengelasan masing-masing juga masih menyisakan sembilan kursi afirmasi.

Sistem seleksi di SMKN 1 Batam mengikuti ketentuan teknis (juknis) yang berlaku, dengan seleksi berdasarkan skor untuk jalur prestasi dan pengukuran jarak (meter) untuk jalur afirmasi dan domisili. Pihak sekolah menekankan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara ketat namun transparan sesuai aturan.

Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suraya, menyatakan bahwa daya tampung sekolah tetap mengacu pada juknis yang telah ditentukan. “Untuk saat ini belum ada perubahan kuota. Semua berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/6).

Diketahui, SMKN 1 Batam membuka total 1.008 kursi pada tahun ajaran ini. Jurusan Teknik Pemesinan dan Teknik Elektronika Industri masing-masing menyediakan 192 kursi dengan empat rombel. Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknik Otomasi Industri juga menyediakan 192 kursi, sedangkan Teknik Mekatronika membuka 144 kursi dan Teknik Pengelasan 96 kursi.

Baca Juga: Antisipasi Korban Kejahatan Jalanan, Warga Batam Diminta Tidak Gunakan Perhiasan Mencolok

Dengan total 21 rombongan belajar (rombel) dan kapasitas 48 siswa per rombel, daya tampung SMKN 1 Batam menjadi salah satu yang terbesar di Kepri untuk jenjang SMK. Hal ini sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan vokasi di sekolah tersebut.

Sebagai informasi tambahan, secara keseluruhan pendaftaran PPDB jenjang SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai angka signifikan. Data dari laman SPMB mencatat total 12.803 pendaftar untuk SMA dan 12.525 untuk SMK se-Kepri hingga Kamis (12/6) sore.

Pihak sekolah mengimbau orang tua dan calon siswa untuk terus memantau informasi resmi dari situs PPDB agar tidak ketinggalan perkembangan seleksi. Dengan tingginya minat dan terbatasnya kuota, setiap keputusan sangat menentukan kelulusan para pendaftar dalam proses seleksi final. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update