
batampos – Video seorang pria mengancam anak perempuan di atas perahu di perairan Pulau Mubut, Kecamatan Galang, Kota Batam, viral di media sosial. Aksi itu sempat memicu kepanikan karena terlihat seperti penyanderaan.
Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut tampak mendekap anaknya sambil mengacungkan parang. Sejumlah orang dari perahu lain terdengar berteriak, mencoba memperingatkan dan menghentikan aksinya.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan. Warga dari perahu lain mendekat dan melemparkan tali untuk mengevakuasi korban. Namun, pria tersebut justru mengamuk dan memotong tali tersebut dengan parang.
Baca Juga: Bulog Salurkan 90,9 Ton Beras dan 18 Ribu Liter Minyak untuk 4.545 Penerima Bantuan di Batam
Situasi makin tegang hingga akhirnya anak perempuan itu nekat melompat ke laut. Ia berenang menjauh sebelum berhasil dievakuasi ke perahu lain dalam kondisi selamat, meski syok.
Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Asmir, membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan peristiwa itu bukan penyanderaan maupun tindak asusila.
“Tidak ada pencabulan. Itu anak kandungnya. Ayahnya diduga mengalami gangguan atau seperti kerasukan sehingga bertindak tidak terkendali,” ujarnya.
Menurut dia, parang yang digunakan bukan untuk melukai korban, melainkan untuk memotong tali yang dilempar warga saat proses penyelamatan.
Baca Juga: Arus Balik Gratis Diserbu Pemudik, 142 Warga Berlayar Nyaman dari Kuala Tungkal ke Batam
Berdasarkan keterangan korban, tidak ditemukan tindakan asusila. Ia menyebut ayahnya berubah sikap secara tiba-tiba saat perjalanan dari Pulau Karas menuju Rempang Cate.
Polisi memastikan situasi telah ditangani dan keduanya dalam kondisi aman. (*)



