
batampos– Hujan deras yang mengguyur Kota Batam dalam beberapa hari terakhir, disertai pasang air laut yang tinggi, menyebabkan satu unit rumah warga di Kecamatan Belakang Padang roboh. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bugis RT 002 RW 001, Kelurahan Sekanak Raya, Senin (15/12) sekitar pukul 08.30 WIB.
Rumah warga tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat ditempati. Bangunan itu dihuni oleh satu keluarga, yakni M. Ilyas selaku kepala keluarga bersama istrinya Sumiati, adik iparnya Ratma, serta seorang anak bernama Sahrul. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, keluarga tersebut terpaksa mengungsi karena kondisi rumah sudah tidak layak huni.
Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, menjelaskan bahwa robohnya rumah disebabkan oleh kombinasi pasang air laut yang cukup tinggi dan kondisi struktur bangunan yang sudah melemah. Tonggak rumah diketahui dalam kondisi miring dan tidak lagi kokoh sehingga tidak mampu menahan beban bangunan saat diterjang gelombang.
BACA JUGA:Â BP Batam Kembali Meraih Predikat Badan Publik Informatif Tingkat Nasional
“Struktur bangunan sudah melemah. Saat pasang laut tinggi disertai hujan, tonggak tidak mampu menahan beban sehingga rumah ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Asril.
Usai menerima laporan dari warga, personel Polsek Belakang Padang langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kepolisian bersama warga sekitar membantu proses evakuasi barang-barang milik korban, melakukan pendataan, serta mengamankan lokasi untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.
Selain itu, Polsek Belakang Padang juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan instansi terkait guna penanganan lanjutan terhadap korban terdampak, termasuk kebutuhan tempat tinggal sementara. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan dan pendekatan humanis.
Kapolsek menambahkan, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berpotensi meningkatkan risiko bencana, khususnya di wilayah pesisir. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di rumah panggung dan daerah rawan pasang laut, agar lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan kondisi bangunan yang membahayakan.
“Kami mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan pasang laut tinggi. Jika kondisi rumah sudah tidak aman, sebaiknya segera mencari tempat yang lebih aman,” kata AKP Asril. (*)



