
batampos– Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak Kamis (11/9) pagi hingga siang menyebabkan sejumlah gangguan di beberapa titik. Selain mengakibatkan genangan di ruas jalan, cuaca ekstrem juga berdampak pada jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Punggur, Nongsa.
Syahbandar Pelabuhan Punggur, Deni Cahyadi, menjelaskan pihaknya terpaksa menunda sementara keberangkatan kapal domestik tujuan Tanjungpinang. Kapal yang semestinya berangkat pukul 11.00 WIB, baru bisa dilepas setengah jam kemudian.
“Ada penundaan sekitar 30 menit untuk kapal domestik tujuan Tanjungpinang. Penundaan ini murni karena faktor cuaca,” ujar Deni, Kamis sore.
Meski demikian, Deni memastikan setelah itu jadwal keberangkatan kapal berjalan normal tanpa hambatan berarti. “Setelah cuaca sedikit reda, keberangkatan kembali sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” tambahnya.
Berbeda dengan kapal domestik, armada roro di pelabuhan tetap beroperasi sesuai jadwal. Menurut Deni, hujan deras tidak terlalu memengaruhi pelayaran roro karena rute yang ditempuh relatif lebih dekat dan stabil.
“Kapal roro tidak ada masalah, semuanya berjalan sesuai jadwal,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keputusan menunda keberangkatan kapal diambil setelah mempertimbangkan faktor keselamatan. Bila cuaca di perairan tidak memungkinkan, langkah paling aman adalah menunggu hingga situasi benar-benar kondusif.
“Keselamatan penumpang dan awak kapal tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, setiap keberangkatan harus dipastikan aman,” jelasnya.
Selain di pelabuhan, hujan deras juga menimbulkan genangan di beberapa ruas jalan utama Batam. Kondisi ini sempat memperlambat arus lalu lintas, terutama di kawasan pemukiman dengan drainase yang kurang baik.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan infrastruktur drainase untuk mengurangi risiko genangan saat hujan turun deras. “Setiap kali hujan lama, jalan di depan rumah langsung tergenang. Semoga ada perhatian dari pemerintah,” kata Arif, warga Sagulung. (*)
Reporter: Yashinta



