
batampos– Memasuki usia ke-25 tahun, DPRD Kota Batam bertekad memperkuat peran representatifnya dengan menjadi lembaga yang lebih responsif terhadap aspirasi publik di tengah pesatnya pembangunan kota industri tersebut.
Peringatan HUT ke-25 DPRD Batam digelar Jumat (31/10) dalam suasana penuh refleksi di kantor dewan. Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, megatakan, bahwa seluruh anggota DPRD merupakan representasi rakyat dan karenanya memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kepentingan publik. Ia mengingatkan agar setiap wakil rakyat tidak melupakan amanah yang telah diberikan oleh pemilihnya.
“Anggota DPRD dipilih oleh rakyat. Untuk itu kita harus berbuat lebih banyak untuk masyarakat Batam,” katanya.
Dalam refleksinya, Kamal menyorot beberapa hal penting yang menjadi pekerjaan rumah bagi DPRD. Salah satunya adalah dorongan untuk meningkatkan PAD guna memperkuat kemandirian fiskal Batam.
Selain itu, ia juga menyinggung berbagai persoalan mendasar yang masih menjadi keluhan masyarakat, seperti masalah sampah, banjir, dan keterbatasan lapangan pekerjaan. Isu-isu ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kebijakan di kota ini.
“Dengan meningkatnya investasi di Batam, diharapkan persoalan ini dapat terpecahkan ke depannya. Kita ingin pertumbuhan ekonomi juga terasa manfaatnya bagi masyarakat luas,” katanya.
Dia menyampaikan, anggota DPRD harus menjadi “telinga rakyat” dengan aktif menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga, bukan sekadar hadir di ruang rapat tanpa pemahaman terhadap masalah di lapangan.
“Kita dipilih oleh rakyat, jadi sudah seharusnya kita menjadi yang terdepan dalam mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap di usia seperempat abad ini, DPRD Batam semakin matang dalam menjalankan tiga fungsi utama lembaga legislatif: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Ketiganya, kata dia, harus dijalankan dengan semangat keterbukaan dan tanggung jawab publik.
BACA JUGA: DPRD Batam Siapkan RDPU Bahas Polemik Pembangunan Kantor Lurah Sukajadi
Kamal juga mengingatkan agar DPRD tak kehilangan arah di tengah derasnya arus investasi dan modernisasi yang melanda Batam. Pembangunan yang hanya menguntungkan segelintir pihak justru akan menimbulkan kesenjangan sosial baru.
“Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional, tapi pembangunan yang kita dorong harus berkeadilan dan berpihak pada rakyat,” ujar dia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengucapkan selamat atas peringatan hari jadi DPRD Batam yang ke-25. Ia menilai lembaga legislatif memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan kota.
“Semoga antara Pemko Batam dan DPRD Batam dapat terus berkolaborasi dalam membangun Kota Batam,” kata Li Claudia.
“Semoga kita bisa terus berkomunikasi dalam membangun dan menuntaskan persoalan di Batam. Sekali lagi, selamat ulang tahun DPRD Kota Batam,” tambahnya. (*)
Reporter: Arjuna



