Selasa, 27 Januari 2026

IKM Batam Mantapkan Kepengurusan Baru Lewat Silaturahmi Calon Pengurus

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Puluhan calon pengurus IKM Kota Batam mengikuti Silaturahmi Calon Pengurus di AGlow Hotel Harbor Bay Batam, Minggu (25/1), sebagai langkah awal memantapkan pembentukan kepengurusan baru. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Batam memantapkan pembentukan kepengurusan baru melalui kegiatan Silaturahmi Calon Pengurus yang diikuti lebih dari 60 peserta. Kegiatan tersebut digelar di AGlow Hotel Harbor Bay Batam, Minggu (25/1).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP IKM, Mukti Ali, mengatakan silaturahmi ini menjadi tahapan penting dalam proses pembaruan struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM Kota Batam. Ketua DPD IKM Kota Batam terpilih, H Yunasril, saat ini menjalankan peran sebagai ketua formatur untuk menyusun komposisi kepengurusan.

“Pak Haji Yunasril mengundang kami dari DPP untuk memberikan pandangan dan arahan terkait tata kelola organisasi. Ini penting agar kepengurusan yang dibentuk nantinya berjalan sesuai aturan dan fungsi masing-masing,” ujar Mukti.

Ia menjelaskan, struktur organisasi IKM bersifat berjenjang, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi, hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di kabupaten dan kota.

Di Provinsi Kepulauan Riau terdapat tujuh DPD IKM, dan Kota Batam menjadi salah satu daerah yang tengah melakukan pembaruan kepengurusan.

Menurut Mukti, kegiatan silaturahmi ini juga bertujuan membangun kesepahaman di antara para calon pengurus sebelum ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) DPP.

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Kehadiran lebih dari 60 calon pengurus menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan perantau Minang di Batam, sejalan dengan tagline IKM sebagai pemersatu perantau Minang,” katanya.

Dalam pembahasan awal, disepakati draf kepengurusan DPD IKM Kota Batam akan memiliki 18 bidang, di antaranya organisasi dan keanggotaan (OKK), Bundo Kanduang, keagamaan, zakat dan wakaf, serta bidang ekonomi dan UMKM. Namun demikian, jumlah dan nomenklatur bidang tersebut masih bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

“Kota Batam merupakan sentra bisnis. Potensi perantau Minang di sini sangat besar, mulai dari UMKM, rumah makan, hingga sektor strategis lainnya. Itu yang ingin diakomodasi agar IKM benar-benar memberi manfaat,” jelas Mukti.

Ia juga menyampaikan arahan Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, agar seluruh potensi perantau Minang di daerah dapat bersinergi dengan program pemerintah, baik di perantauan maupun di kampung halaman Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua DPD IKM Kota Batam terpilih, H Yunasril, menegaskan penguatan soliditas internal menjadi langkah awal sebelum kepengurusan bergerak menjalankan program kerja.

“Kita solidkan dulu pengurus. Setelah itu baru bergerak ke bidang-bidang yang sudah dibahas,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh bidang dalam kepengurusan memiliki peran strategis, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Karena itu, beberapa bidang seperti zakat dan sosial diharapkan dapat segera bergerak.

“IKM ini sifatnya merangkul. Tidak ada batasan siapa pun yang ingin bergabung. Selama punya niat membantu dan membesarkan organisasi, kita tampung dari mana pun asalnya,” pungkas Yunasril. (*)

Update