Minggu, 1 Februari 2026

IKPI Pusat Lantik Pengurus Baru di Kepri, Perkuat Edukasi Pajak dan Kemitraan dengan DJP

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld saat melantik pengurus baru untuk daerah Kepri, cabang Batam dan Bintan untuk periode 2024-2029 di Ballroom Harris Hotel Batam, Jumat (21/2). Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), resmi melantik pengurus baru untuk daerah Kepri, cabang Batam dan Bintan untuk periode 2024-2029.

Acara pelantikan berlangsung di Ballroom Harris Hotel Batam, Jumat (21/2), dengan prosesi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld.

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari agenda besar IKPI di seluruh Indonesia.

“Ini pelantikan ke-11 IKPI. Kami melantik 11 pengurus cabang di berbagai daerah, dan masih ada dua daerah lagi yang akan segera menyusul,” ujarnya.

IKPI saat ini memiliki hampir 7.100 anggota yang tergabung dari total sekitar 7.500 konsultan pajak di Indonesia. Artinya, sekitar 89 persen konsultan pajak di tanah air berada di bawah naungan IKPI. Lebih dari sekadar organisasi profesi, IKPI menurutnya hadir untuk kepentingan bangsa.

“Kami bukan hanya ada untuk kami, tetapi juga untuk Indonesia Raya. Oleh karena itu, IKPI aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dan menjadi mitra strategis Direktorat Jenderal Pajak (DJP),” katanya.

Salah satu fokus utama IKPI, kata Vaudy, adalah mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui edukasi pajak. Dengan cara ini, diharapkan pelaku usaha semakin memahami kewajiban pajak mereka dan berkontribusi lebih baik bagi negara.

Ketua Pengurus Daerah IKPI Kepri, Ing Ing Cindy Eva, menyebut bahwa saat ini di Kepri baru terdapat dua cabang IKPI, yakni di Batam dan Bintan. Namun, pihaknya membuka peluang bagi daerah lain untuk membentuk cabang baru jika telah memenuhi jumlah konsultan yang cukup. Sekarang, ada sekitar 180 konsultan pajak di Kepri yang tergabung di IKPI.

“Mungkin ada yang tergabung di asosiasi lain. Kami selalu membuka pintu bagi konsultan yang ingin bergabung, tentunya harus memiliki izin resmi sebelum masuk ke IKPI,” kata dia.

Ke depan, IKPI Kepri akan memperkuat bidang edukasi, salah satunya dengan lebih memberdayakan tax centre di universitas-universitas di Batam. Saat ini, tax centre sudah terbentuk di Universitas Internasional Batam (UIB), Politeknik Batam, dan Universitas Batam (Uniba).

Di tingkat cabang, Ketua IKPI Batam, Bunandi, menegaskan pihaknya juga akan memperkuat kerja sama dengan universitas dalam membentuk tax centre.

“Kami akan terus mengembangkan edukasi pajak, salah satunya dengan memberi kursus khusus di bidang perpajakan,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran para pengusaha dalam memenuhi kewajiban pajak. Menurutnya, hal ini bisa diwujudkan dengan menciptakan ruang dialog yang lebih aktif antara konsultan pajak dan dunia usaha.

“Kami ingin berkolaborasi dengan pengusaha untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Salah satu upaya yang akan kami lakukan adalah membuat forum diskusi antara konsultan pajak dan para pengusaha,” kata dia.

Sementara itu, Ketua IKPI Cabang Bintan, Erni, menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran konsultan pajak di daerah tersebut. Pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak bagi pembangunan.

“Tentu kami akan memperkuat kerjasama sebagai mana yang telah diarahkan oleh Ketua Umum,” katanya.

Dengan kepengurusan baru, IKPI di Kepri berkomitmen untuk terus berkembang dan memperluas jangkauan, sehingga semakin banyak konsultan pajak di daerah yang dapat berkontribusi bagi kemajuan sektor perpajakan Indonesia. (*)

Reporter: Arjuna

Update