Minggu, 15 Februari 2026

Imlek 2577 Jadi Momentum Revitalisasi New Nagoya, Jalan Raya Disulap Jadi Ruang Publik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Menjelang perayaan Imlek kawasan Simpang Martabak Har Nagoya terlihat semarak dengan lampion dan ornamen-ornamen Imlek, Jumat (13/2). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 melalui kegiatan Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya menjadi momentum percepatan penataan kawasan New Nagoya di. Kegiatan yang berlangsung 13-16 Februari itu memadukan perayaan budaya dengan agenda pembangunan infrastruktur dan ekonomi perkotaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diwakili oleh Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, pada Sabtu (14/2). Festival ini diramaikan puluhan pelaku UMKM kuliner serta ribuan warga yang memadati kawasan Nagoya.

Mouris menyampaikan, bahwa Jalan Raya Nagoya akan direvitalisasi sebagai bagian dari implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya. Kawasan tersebut tidak lagi dipandang semata sebagai jalur transportasi, melainkan akan ditransformasikan menjadi ruang publik yang hidup dan berdaya saing.


Baca Juga: Imbauan Jelang Perayaan Imlek dan Ramadan, Jaga Toleransi dan Kamtibmas

“Kami ingin membangun kawasan Nagoya bukan sekadar koridor transportasi. Kawasan ini akan menjadi ruang publik yang produktif dan kompetitif secara internasional,” kata dia.

WPP New Nagoya dirancang tidak hanya untuk pembenahan fisik, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Integrasi antara infrastruktur, penyelenggaraan event, dan aktivitas UMKM diyakini dapat memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata sekaligus pusat perdagangan regional.

Program penataan tersebut akan berfokus pada tiga pilar utama, yakni peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar, revitalisasi kawasan perdagangan dan UMKM, serta penguatan pariwisata perkotaan. Rencana teknisnya mencakup pembangunan drainase terpadu, penataan jalur pedestrian yang aman dan ramah wisatawan, serta aktivasi ruang publik melalui kegiatan budaya dan ekonomi kreatif.

“Semangat Imlek adalah kebersamaan dan optimisme. Energi ini yang dibutuhkan untuk mewujudkan New Nagoya sebagai wajah baru Batam yang modern dan inklusif,” kata Mouris.

Pada kesempatan yang sama, pemilik Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis dalam implementasi WPP New Nagoya.

“Nagoya Citywalk siap menjadi bagian dari ekosistem New Nagoya. Dengan infrastruktur yang tertata dan ruang publik yang aktif, kawasan ini akan semakin kompetitif,” ujarnya.

Night Party Nagoya Lantern Festival sendiri menghadirkan beragam atraksi, antara lain bazaar kuliner, festival lampion, pertunjukan barongsai dan lion dance, fashion show bertema Imlek, serta berbagai hiburan lainnya yang menarik minat masyarakat dan wisatawan. (*)

ReporterArjuna

Update