
batampos – Seorang pria di Batam bernama Indra (31), yang bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan pembiayaan, dilaporkan menghilang sejak Jumat, 22 November 2024.
Sang istri, Nabilla Nurul Aini, akhirnya melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian pada 28 November setelah tidak mendapat kejelasan mengenai keberadaan sang suami.
Menurut keterangan Nabilla, Indra terakhir kali berkomunikasi dengannya pada Jumat sore, saat meminta dijemput pukul 17.00 WIB. Namun, sebelum waktu tersebut, Indra cuma menyampaikan pesan singkat bahwa baterai ponselnya hampir habis.
“Saya chat lagi, tapi cuma di-read saja. Setelah itu, HP-nya tidak aktif lagi,” kata Nabila, Sabtu (7/12).
Dia kemudian memutuskan untuk mendatangi kantor Indra pada sore hari, tetapi Indra juga tidak ditemukan. Absensi menunjukkan Indra hadir di kantor pada hari itu. Nabilla juga mengecek tempat-tempat biasa yang sering dikunjungi suaminya, tetapi hasilnya nihil.
Situasi menjadi lebih membingungkan setelah Nabilla mencoba menghubungi teman-teman kerja Indra. Salah satu temannya menyebut Indra pergi ke Tanjungpinang, meskipun takada informasi sebelumnya dari suaminya tersebut tentang rencana itu. Bahkan, temannya sempat mengatakan Indra akan dicari ke Tanjungpinang jika tidak ada kabar pada esok hari.
“Kemudian, ada teman kantornya yang lain mengabarkan bahwa Indra berada di Batam dan dalam keadaan aman. Tapi kok informasi ini simpang siur? Ada yang bilang ke Tanjungpinang, ada yang bilang di Batam. Saya bingung,” ujar Nabilla.
Informasi lain menyebutkan bahwa lokasi Indra terakhir terdeteksi di Pulau Buluh, Batam. Akan tetapi, semua itu masih tak dapat dipastikan.
Sebelum hilangnya Indra, memang ada persoalan di tempat kerja terkait salah transfer uang. Namun, masalah tersebut sudah diselesaikan. Nabilla juga yakin tidak ada indikasi bahwa hal itu menjadi penyebab hilangnya Indra.
“Kami sudah konfirmasi ke kantornya, dan mereka bilang masalah itu sudah selesai. Tidak ada masalah lain yang disebutkan,” kata dia.
Selain itu, Nabilla memastikan bahwa hubungan rumah tangganya dengan Indra pun baik-baik saja. “Kami hidup normal, tidak ada konflik apa pun. Aktivitas sehari-hari juga berjalan seperti biasa,” katanya.
Setelah upaya pencarian secara mandiri tidak membuahkan hasil, Nabilla bersama keluarga akhirnya melaporkan hal ini ke pihak kepolisian pada 28 November. Hingga sekarang, keberadaan Indra masih belum diketahui.
Pihak keluarga berharap Indra dapat segera ditemukan. Mereka juga meminta bantuan masyarakat yang memiliki informasi untuk melapor kepada polisi. (*)
Reporter: Arjuna



