
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir dan nelayan menyusul masuknya musim angin utara yang disertai pasang laut tinggi.
Peringatan ini disampaikan oleh Forecaster BMKG Hang Nadim, Fitri Annisa, menyusul masih tingginya aktivitas warga yang memanfaatkan masa libur dengan berkunjung ke pantai bersama keluarga.
Fitri menjelaskan, saat ini wilayah Kepulauan Riau telah memasuki musim angin utara, yakni pola angin yang bertiup dari arah utara hingga timur laut.
Fenomena ini umumnya terjadi pada periode Desember hingga Februari, dan dikenal membawa dampak berupa gelombang laut yang lebih tinggi, arus laut lebih kuat, serta cuaca yang cenderung ekstrem di wilayah perairan.
Baca Juga: Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisman pada 2026, Disbudpar Batam Siapkan Beragam Event
“Angin utara ini biasanya membawa peningkatan kecepatan angin dan berpengaruh langsung terhadap kondisi gelombang laut, khususnya di wilayah pesisir dan perairan terbuka,” kata Fitri saat dihubungi Batam Pos, Jumat (2/1) siang.
Selain faktor angin, kondisi laut saat ini juga dipengaruhi oleh fase bulan purnama. Menurut Fitri, fase ini menyebabkan terjadinya pasang maksimum air laut, sehingga ketinggian air di wilayah pesisir dan pantai mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal.
“Saat ini air laut sedang mengalami pasang karena memasuki fase bulan purnama. Dampaknya, ketinggian air laut di wilayah pesisir dan pantai meningkat,” ujarnya
Berdasarkan data pengamatan BMKG Hang Nadim Batam, kecepatan angin terpantau cukup signifikan, yakni mencapai hingga 30 kilometer per jam. Kondisi ini dinilai berisiko bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai maupun nelayan yang melaut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada apabila melakukan aktivitas di wilayah pantai. Untuk nelayan juga diharapkan lebih berhati-hati saat melaut,” katanya.
Baca Juga: Arus Penumpang di Pelabuhan Punggur Ramai, Ribuan Orang Berangkat dan Tiba Awal Tahun
BMKG memprakirakan peningkatan ketinggian air laut akibat pasang ini akan berlangsung hingga 9 Januari mendatang. Sementara itu, pola angin utara diperkirakan masih akan mendominasi sepanjang bulan Januari, dengan arah angin cenderung bertiup dari utara hingga timur laut.
Dengan kondisi tersebut, BMKG meminta masyarakat pesisir, pengelola wisata pantai, serta nelayan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan tidak memaksakan aktivitas di laut apabila kondisi dinilai berisiko.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata Fitri. (*)



