Senin, 12 Januari 2026

Ini Imbauan Dinkes Batam Bila Kualitas Udara Tak Sehat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kabut asap yang tebal tampak di Mata Kucing, Sekupang, Selasa (10/10). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi menghimbau masyarakat untuk menjalankan protokol 6M + 1S untuk mencegah masalah kesehatan akibat polusi udara. Sebab, kualitas udara di Kota Batam kembali tak sehat, Selasa (10/10) pagi.

Protokol ini meliputi memeriksa kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menutup ventilasi ruangan, menggunakan penjernih udara di dalam ruangan, menghindari sumber polusi udara, menggunakan masker, melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, serta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami gangguan pernafasan sebagainya.

Baca Juga: Kualitas Udara Batam Kembali Tidak Sehat, Warga Direkomendasikan Pakai Masker

“Jika asap semakin pekat dan informasi kualitas udara menunjukkan level berbahaya bagi masyarakat, pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan,” katanya.

Sementara itu sejumlah orang tua mulai khawatir anak mereka terkena penyakit karena terpapar kabut asap yang semakin tebal. Anita, salah satu orang tua mengaku anaknya yang baru berusia tujuh tahun sudah mulai batuk-batuk sejak sepekan ini atau semenjak kabut asap semakin tebal menyelimuti Batam.

“Ya. Kalau memang harus School From Home, harus dipertimbangkan segera, karena anak-anak apalagi jenjang SD ini masih susah pakai masker. Dari rumah dipakaikan, tapi pas pulang sudah lupa pakai katanya,” katanya.

Baca Juga: Hujan, Jalan Kebanjiran di Batuaji dan Sagulung

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Batam Tri Wahyu Rubianto mengaku, pihaknya masih terus melakukan evaluasi mengenai pembelajaran tatap muka di sekolah ini. Terlebih lagi, lanjut Tri, tidak semua anak-anak bisa belajar secara daring seperti di Pulau Seraya dan daerah-daerah lainnya di hinterland Batam.

“Makanya kami terus monitor dan evaluasi. Beri kami waktu untuk evaluasi sebelum memutuskan. Untuk saat ini himbauan masih sama agar seluruh orangtua, wali murid membekali dan menyarankan anak-anaknya menggunakan masker selama beraktivitas di luar ruangan dan menjaga pola hidup sehat,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Update