Senin, 16 Maret 2026

Ini Kata Manajemen PT ASL Terkait Tewasnya Pekerja di Area Perusahaannya

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos.co.id –  Manajemen PT ASL akhirnya angkat bicara terkait kecelakaan kerja yang menewaskan Patrick Natanael Sitompul, pekerja dari perusahaan Subcon PT Elang Jaya di lokasi galangan kapal mereka di Tanjunguncang, Selasa (16/3/2021) lalu.

Di hadapan rombongan dari Komisi IV DPRD Kota Batam, Manajer Safety PT ASL, Yosef, mengakui ada ketidaksesuaian antara aturan kerja dengan pekerjaan yang dilakukan korban.

Sehingga, terjadi kecelakaan tersebut. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan pihak perusahaan dari saksi ataupun perusahaan subcon yang bersangkutan, Yosef menjelaskan, tewasnya korban di lokasi kerja ini karena berusaha melepaskan tali kabel panel seberat satu ton dari atas dok kapal.

Padahal, sesuai aturan yang seharusnya, pekerjaan tersebut
dilakukan dengan alat berat crane dan diperintah oleh pihak pengawas.

Namun, kenyataannya korban melakukan sendiri tanpa menerima perintah yang pasti dari pengawas atau safety dari perusahaannya.

”Memang ada ketidaksesuaian antara aturan kerja dan pelaksanaan di sini. Itu seharusnya pakai crane, tapi karena crane lagi ada kerjaan lain, korban berinisiatif sendiri untuk melepaskan dan terjadilah kejadian itu,” ujar Yosef seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dengan adanya kejadian tersebut, manajemen PT ASL berencana akan kembali mengingatkan kembali pentingnya keselamatan kerja kepada perusahaan-perusahaan yang jadi subcon di dalamnya.

”Kalau di sini, pengawasan kerja di lapangan yang bertanggung jawab atas safety subcon-nya. Safety kami (PT ASL) secara menyeluruh, yang awasi secara detail subcon sendiri,” ujar Yosef.(jpg)

SALAM RAMADAN