
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet Klas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (ROB) dari 5 hingga 11 Februari.
Ada beberapa wilayah yang terdampak banjir ROB ini di Kepri. Berdasarkan presiksi BMKG, banjir ROB akan berdampak untuk wilayah Batam di pesisir yakni Kecamatan Batuaji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa dan sekitarnya.
Lalu, di Bintan di wilayah pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya.
Baca Juga: Bocah Dilaporkan Hilang Diculik di Batuaji, Ini Faktanya
Tanjungpinang dan sekitarnya. Karimun di pesisirr Kecamatan Meral, Kelurahan Pamak dan sekitarrnya.
Kabupaten Lingga di pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang dan sekitarnya.
“Kegiatan ini dapat berdampak terganggynya transportasi di sekitar pelabuhan, pesisir dan aktivitas bongkar muat di pelabuhan,” kata Prakirawan Stamet Hang Nadim, Debora Truly Marpaung, Senin (6/2/2023).
Baca Juga: Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit di Jalan Ndang Merdu, Batubesar
Banjir rob ini merupakan genangan air atau banjir yang berasal dari air laut.
Banjir ini dipengaruhi oleh pasangnya air laut sehingga daratan rendah di sekitarnya terendam.
Dampak ini wajib diwaspadai masyarakat, apalagi saat itu terjadi terjadi hujan lebat. Sehingga meningkatkan dampak dari banjir ROB.
Baca Juga: Ditlantas Polda Kepri Sosialisasi Tilang Elektronik Kepada WNA
Potensi banjir ROB akan semakin tinggi, jika ada dua kondisi. Pertama adanya aktivitas pasang air laut dan curah hujan yang tinggi
Berdasarkan perkiraan, kelembaban udara lapisan atas yang relatif rendah, sehingga kurang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.
Secara umum kondisi cuaca Kepulaun Riau esok hari diprakirakan berawan namun masih terdapat peluang hujan berskala lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.(*)
Reporter: Fiska Juanda



