Senin, 6 April 2026

Ini Plt Kepala Bapelibang Pemko Batam Setelah Ditinggal Wan Darussalam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Terkait Pejabat Pemko Batam Wan Darussalam yang dilantik menjadi Deputi BP Batam, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, sebelum dilantik pejabat yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari Pemko Batam.

Hal ini karena pejabat tidak boleh merangkap jabatan.

”Sekarang sudah ada Plt-nya. Kalau tidak salah ibu Darwina yang sekarang menggantikan Pak Wan untuk sementara waktu ini. Pak Wan mundur karena merupakan salah satu syarat pelantikan di BP Batam,” kata dia.

Wan Darussalam merupakan Kepala Bapelitbang Pemko Batam yang memang akan memasuki masa pensiun 1 Mei mendatang. Jefridin mengatakan bahwa jabatan yang kosong akan diisi.

Ia menyebutkan ada dua metode yang akan digunakan. Pertama melalui proses lelang jabatan, dan kedua melalui uji kelayakan.

Hal ini memungkinkan karena seluruh pejabat eselon dua sudah mengikuti uji kelayakan, beberapa waktu lalu.

”Kalau job fit (uji kelayakan) artinya mengambil dari kepala OPD yang memenuhi syarat untuk jabatan tersebut. Hasil itu berdasarkan job fit beberapa waktu lalu, dan keputusan pimpinan pastinya,” ujarnya.

Jika ada pejabat eselon dua yang dipilih untuk menggantikan posisi pejabat sebelumnya, berarti yang dilelang adalah jabatan yang ditinggalkan pejabat tersebut.

”Misalnya pejabat dari dinas A ditunjuk untuk menggantikan Pak Wan, otomatis jabatan di dinas A tersebut yang kami lelang nanti,” sebutnya.

Kandidat yang layak dan memenuhi syarat berdasarkan hasil uji kelayakan, menurut Jefridin, belum ada nama sampai saat ini.

Menurutnya, jabatan adalah titipan, jika pegawai mampu dan memenuhi syarat pasti ada kesempatan.

Selain Bapelitbang masih ada jabatan lainnya yang memasuki masa pensiun tahun ini. Jefridin menyebutkan di antaranya; Kepala Dinas Perikanan (Diskan), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Kepala Dinas Perpustakaan.

”Untuk lelang kami masih menunggu surat rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pembukaan lelang,” jelasnya.

Ia menambahkan untuk lelang terbuka atau open bidding ini bisa diikuti pegawai yang memenuhi syarat.

Ia menegaskan, peserta lelang yang sudah pernah ikut dan dinyatakan lolos, ada peluang untuk menduduki jabatan eselon dua.

”Sementara mereka yang pernah ikut, namun gagal tentu harus ikut tes lagi. Karena memang seperti itu mekanismenya. Lelang sangat terbuka, jadi kesempatan bisa untuk siapa saja yang memenuhi syarat,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

UPDATE