
batampos – Seorang pengunjung sebuah pusat perbelanjaan di Batam, menjadi korban pencopetan pada Jumat (26/12/2025) malam. Dalam peristiwa tersebut, satu unit iPhone 16 Pro Max raib, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.
Korban diketahui bernama Nikasia Novita Cintarso, istri Kepala Samsat/UPTD PPD Batam Center, Patrick Nababan. Kejadian berlangsung sekitar pukul 19.25 WIB, sesaat setelah korban bersama keluarganya selesai makan di salah satu restoran di lantai 3 pusat perbelanjaan tersebut.
“Setelah dicek melalui CCTV, pelaku mengenakan pakaian cokelat dan topi. Dia sudah mengikuti saya sejak dari lantai dua,” ujar Nikasia saat dikonfirmasi, Sabtu (27/12/2025).
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah Masih Bertahan Tinggi di Batam
Korban baru menyadari ponselnya hilang ketika turun dari lantai 3 menuju lantai dasar. Dari rekaman kamera pengawas, terduga pelaku terlihat terus membuntuti korban hingga ke lantai bawah.
“Dari lantai dua ke lantai satu, pelaku masih mengikuti. Dia turun tangga dengan cepat dan langsung mendekat ke saya,” ungkapnya.
Setibanya di lantai dasar, pelaku diduga langsung mengambil ponsel korban lalu berbelok arah untuk melarikan diri. Rekaman CCTV internal mal memperlihatkan sosok pria yang diduga kuat sebagai pelaku pencopetan tersebut.
Baca Juga: Terpantau Padat, Ini Jumlah Penumpang di Pelabuhan Domestik Punggur saat Libur Natal
“Sudah dicek CCTV, memang orang itu. Titik terakhir terlacak di Tanjung Riau, namun pencarian hingga ke Bengkong belum membuahkan hasil,” kata Nikasia.
Hingga kini, rekaman CCTV di area restoran cepat saji, yang diduga menjadi jalur terakhir pelaku keluar dari mal, belum diperoleh secara lengkap. Pihak korban masih berupaya memastikan apakah pelaku melarikan diri dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor yang dapat ditelusuri melalui CCTV portal parkir.
Nikasia berharap adanya bantuan dari berbagai pihak agar pelaku segera teridentifikasi dan ponsel miliknya dapat ditemukan. Ia menyebut ponsel tersebut menyimpan banyak data penting dan digunakan untuk keperluan transaksi. Selain itu, korban mengaku harus melakukan perjalanan ke Surabaya, sehingga kejadian ini membuatnya merasa tidak tenang.
Sementara itu, Patrick Nababan turut mengunggah peristiwa tersebut melalui akun Instagram pribadinya. “HP istri saya dicopet di mal, Jumat (26/12/2025). Semoga HP itu bermanfaat bagi pencopet,” tulisnya.
Ia juga mengunggah tangkapan layar rekaman CCTV seraya menuliskan, “Bagi yang mengenal pelaku, bisa disampaikan ke kami. Jika HP ini tidak ditemukan, kami ikhlas dan mengucap syukur atas setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kami. Terima kasih Tuhan.” (*)



