Senin, 5 Januari 2026

ITEBA Luncurkan Teknologi AkuLeleTech

Ketahanan Pangan Dimulai dari Panti Asuhan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Anak-anak Panti Asuhan Islahul Ummah belajar teknologi AkuLeleTech untuk mendukung kemandirian pangan. F. ITEBA untuk Batam Pos

batampos – Institut Teknologi Batam (ITEBA) berhasil menggelar program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Islahul Ummah NW, Tiban 1, Batam.

Kegiatan ini membawa misi besar: membangun kemandirian pangan dan membekali anak-anak asuh dengan keterampilan berbasis teknologi melalui penerapan AkuLeleTech, inovasi budidaya ikan lele dan tanaman hijau berbasis Internet of Things (IoT).

Program ini merupakan hasil hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dengan nomor kontrak 134/C3/DT.05.00/PM/2025.

Tim pelaksana dipimpin langsung oleh dosen ITEBA, Yopy Mardiansyah, yang bersama mahasiswa dan rekan dosennya mengembangkan AkuLeleTech sebagai solusi cerdas menjawab tantangan pangan berkelanjutan, terutama bagi komunitas sosial seperti panti asuhan.

AkuLeleTech mengintegrasikan sensor pH air, sensor TDS/EC, sensor level air, hingga aktuator pakan otomatis yang terhubung ke aplikasi Android.

Sistem ini memungkinkan pemantauan kualitas air dan pemberian pakan secara real-time, menjadikan budidaya lele lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kehadiran tanaman hijau bernutrisi tinggi di sekitar area kolam turut menambah asupan vitamin dan protein untuk anak asuh panti.

Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan ini menghadirkan Agus Prianto Pasaribu, pakar budidaya ikan yang memberikan pelatihan teknis langsung kepada anak-anak dan pengurus panti. Ketua Panti Asuhan, Ustadz Muh Saleh, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi nyata ITEBA.

“Kami bersyukur, anak-anak tidak hanya mendapat manfaat pangan, tapi juga bekal keterampilan teknologi dan pertanian modern,” katanya.

Dosen ITEBA, Yopy Mardiansyah, mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan teknologi, tetapi juga membangun kemandirian.

“Melalui AkuLeleTech, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi solusi sederhana dan terjangkau untuk ketahanan pangan. Lebih dari itu, anak-anak belajar keterampilan baru yang bisa menjadi bekal hidup mereka,” katanya.

Keberhasilan program ini semakin mempertegas peran ITEBA sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen melahirkan inovasi teknologi tepat guna.

Ke depan, teknologi AkuLeleTech rencananya akan diperluas ke mitra-mitra lain demi memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan komunitas lokal. (*)

Update