Kamis, 15 Januari 2026

Jaga Kelestarian, Panbil Group Tanam 5.000 Pohon Mangrove.

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penanaman bibit mangrove

batampos– PT Batamraya Sukses Perkasa (BSP) Tanjung Sauh menanam 5000 pohon mangrove di bibir pantai Pulau Ngenang. Ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan penghijauan. Sekaligus upaya untuk melestarikan mangrove di Batam

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab kita menjaga kelestarian alam. Bagaimana mangrove tetap terjaga dan lestari. Dan kami berharap dengan penanaman pohon ini, abrasi akan terhindar. Sekaligus bisa menunjang hidup para nelayan sekitar karena mangrove itu adalah tempat udang dan kepiting bersarang atau bertelur” ujar Martina, Corporate Legal dari PT BSP.

Penanaman pohon ini akan dilakukan bertahap. Untuk tahap pertama, Rabu (5/11) ada sekitar 1.500 pohon yang ditanam. “Kita melibatkan warga untuk penanaman pohon mangrove ini. Kita memang berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga sekitar, termasuk masukan dari pihak manapun untuk ha” tambahnya.

Lurah Pulau Ngenang, Rusdi menyambut baik penanaman pohon tersebut. Ia berharap dengan adanya penanaman pohon ini, pantai di sekitar Pulau Ngenang akan terhindar dari abrasi. Dan akan menjadi tempat udang dan kepiting bertelur.

BACA JUGA: Target Serap 68.000 Pekerja Hingga 2030, Panbil Group Berkomitmen Mendukung Perekonomian Kota Batam

“Saya mengapresiasi dan ucapan terima kasih yang luar biasa kepada PT BSP atau Panbil group atas penanaman mangrove ini. Mangrove itu sangat penting untuk menjaga Ngenang dari abrasi” ujarnya.

Dia juga berharap kepada warga sekitar agar sama-sama menjaga kelangsungan mangrove tersebut. “Ini memang tidak langsung terlihat. Tapi ini akan sangat berarti untuk anak cucu kita kedepannya. Makanya mari kita menjaganya,”tambahnya.

Kegiatan tanam pohon Mangrove ini juga diapresiasi oleh Ketua Karang Taruna Kelurahan Ngenang, Julhalim. Ia berharap kegiatan serupa tidak akan berhenti tetapi akan berkelanjutan.

“Kami dari karang taruna mengucapkan banyak terima kasih untuk PT BSP. kegiatan seperti ini untuk pesisir memang sangat penting. Mudah-mudahan akan lebih banyak mangrove lagi yang ditanam,”katanya.

Suhardi, Ketua Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan, Provinsi Kepri mengatakan mangrove adalah tempat hidup untuk ikan, udang, ketam dan kepiting. Kalau mangrove terjaga dan lestari, maka otomatis akan berdampak kepada kehidupan nelayan sekitar. (*)

Reporter: Alpian

Update