Jumat, 27 Februari 2026

Jaga Konsentrasi di Jalan Saat Puasa, Honda Kepri Gencarkan Edukasi Keselamatan Berkendara

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Tim dari Honda Kepri melakukan edukasi kepada pekerja. f. Istimewa

batampos  – Perubahan pola aktivitas selama Ramadan tak hanya memengaruhi jam tidur dan waktu makan, tetapi juga berdampak pada konsentrasi pengendara di jalan. Kondisi fisik yang menurun serta meningkatnya kepadatan lalu lintas menjelang berbuka menjadi kombinasi rawan kecelakaan.

Situasi inilah yang mendorong PT Capella Dinamik Nusantara menggencarkan edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye cari aman.

Instruktur safety riding perusahaan, Christofer Valentino, mengatakan berkendara saat berpuasa memerlukan persiapan lebih matang dibanding hari biasa.

“Pengendara harus memastikan kondisi fisik tetap prima dan mampu menjaga fokus. Kurang tidur atau asupan cairan yang tidak memadai dapat memengaruhi respons saat menghadapi situasi darurat di jalan,” ujarnya, Kamis (26/2).

Menurut dia, perubahan ritme harian selama Ramadan berpotensi menurunkan daya tahan tubuh dan kewaspadaan. Di sisi lain, volume kendaraan cenderung meningkat pada jam-jam tertentu, terutama menjelang berbuka puasa.

Titik-titik seperti pusat kuliner Ramadan, pasar, dan lokasi pembagian takjil kerap memicu perlambatan arus dan manuver mendadak pengguna jalan.

Perusahaan menyarankan pengendara mengatur waktu istirahat dengan baik, merencanakan perjalanan untuk menghindari kemacetan, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan saat sahur maupun berbuka.

Pemanasan ringan sebelum berkendara juga dianjurkan guna menjaga kebugaran otot dan refleks.

Selain faktor fisik, aspek emosional turut menjadi perhatian. Pengendara diimbau mengendalikan emosi dan meningkatkan kemampuan memprediksi potensi bahaya, terutama menghadapi perilaku pengguna jalan yang cenderung tergesa-gesa menjelang waktu berbuka.

Kelengkapan perlengkapan berkendara menjadi poin lain yang ditekankan. Penggunaan helm berstandar, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup dinilai dapat meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.

Pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan—mulai dari kondisi rem, ban, hingga lampu—serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga disebut sebagai fondasi keselamatan.

Sales Manager wilayah Kepulauan Riau, Duri Yanto, menyatakan kampanye keselamatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan kepada masyarakat.

“Momentum Ramadan kami manfaatkan untuk kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Dengan persiapan yang baik dan kepatuhan pada aturan, masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama berpuasa,” katanya. (*)

ReporterAzis Maulana

SALAM RAMADAN