
batampos – Perbaikan infrastruktur jalan dan saluran drainase menuju Kantor Kecamatan Sagulung, Kota Batam, mulai dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas akses dan mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut.
Tahap awal perbaikan dimulai dengan pengerukan saluran drainase induk yang selama ini menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air saat musim hujan. Pengerukan dilakukan dari arah Kantor Camat Sagulung menuju Simpang Putri Hijau.
Proyek ini diselaraskan dengan rencana pelebaran jalan yang saat ini juga sedang berlangsung di kawasan Simpang Empat Putri Hijau. Dengan demikian, selain memperlancar arus air, pelebaran jalan diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada jam-jam sibuk.
Camat Sagulung, M. Hafiz Rozie dalam keterangannya, menyampaikan bahwa perbaikan ini tidak hanya mencakup saluran air, tetapi juga penambalan jalan yang rusak. Menurutnya, banyak titik jalan di kawasan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah dan sudah lama perlu penanganan.
“Bertahap kita tangani dan ini realisasi dari usulan kita sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung proyek ini dengan menjaga ketertiban, terutama dalam hal membuang sampah agar tidak menyumbat saluran drainase yang baru diperbaiki.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat tergantung pada partisipasi masyarakat. “Mari dukung Pemko Batam dengan tertib membuang sampah. Ini semua demi mengatasi banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.
Suharti, salah satu warga Sagulung, menyambut baik dimulainya proyek perbaikan ini. Ia berharap proses pengerjaan bisa berjalan lancar dan tidak menemui hambatan yang berarti di lapangan.
Menurut Suharti, kondisi jalan yang rusak selama ini cukup mengganggu aktivitas warga, apalagi saat hujan deras turun dan air menggenangi jalan karena drainase yang tidak berfungsi baik. “Semoga cepat selesai dan air bisa mengalir lancar,” harapnya.
Dinas terkait menyatakan bahwa proyek ini ditargetkan selesai dalam beberapa minggu ke depan, tergantung kondisi cuaca dan kelancaran proses pengerjaan di lapangan. Pemerintah juga akan terus memantau dan mengevaluasi progres pekerjaan ini secara berkala.
Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan kawasan Sagulung bisa terbebas dari genangan air, dan aktivitas masyarakat pun bisa berlangsung lebih lancar dan aman. (*)
Reporter: Eusebius Sara



