Kamis, 5 Februari 2026

Jalan Marina City Kerap Macet, Warga Minta Pelebaran dan Penertiban PK5

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan Marina City butuh pelebaran. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kepadatan arus lalu lintas di Jalan Marina City, Kecamatan Batuaji, kian parah dan dikeluhkan warga. Ruas jalan yang masih dua jalur dua arah dinilai tak lagi mampu menampung lonjakan volume kendaraan yang terus meningkat setiap hari.

Akibatnya, kemacetan kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Selain volume kendaraan, keberadaan pasar kaget dan pedagang kaki lima (PK5) yang berjejer di bahu jalan semakin mempersempit ruang gerak kendaraan.

Jeri, warga Marina, mengatakan kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Ia mengaku setiap hari merasakan kemacetan saat berangkat maupun pulang bekerja.


Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Rob di Kepri, Warga Pesisir Diminta Waspada

“Setiap hari pasti macet. Padahal jalan ini menjadi akses utama menuju sejumlah perumahan, kawasan industri, dan sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan pagi hari, kemacetan dipicu tingginya aktivitas warga yang berangkat kerja berbarengan dengan orang tua mengantar anak ke sekolah. Selain itu, lalu lintas kendaraan besar yang keluar-masuk kawasan industri turut memperparah kepadatan di jalur tersebut.

“Kami berharap pemerintah segera melakukan pelebaran jalan. Sekaligus menertibkan lapak PK5 yang sudah menggunakan badan jalan,” katanya.

Hal senada disampaikan Satria, warga Perumahan Jupiter. Ia mengingatkan rencana pelebaran jalan ini sebenarnya sudah lama diwacanakan. Namun hingga kini belun terealisasikan.

Baca Juga: Lengah Sedikit, Sepeda Motor Langsung Raib di Bengkong

“Dulu sempat diwacanakan pelebaran sampai lima lajur dan penertiban besar-besaran kios liar sampai Marina, tapi tidak jadi. Kami berharap rencana ini segera direalisasikan karena permukiman makin padat dan kendaraan juga makin banyak,” katanya.

Sementara itu, Camat Batuaji, Addi Harnus, mengakui kepadatan arus lalu lintas di Jalan Marina City dipicu oleh aktivitas pedagang di tepi jalan, terutama pada sore hingga malam hari.

“Di sisi kiri dan kanan jalan dipenuhi pedagang. Ini memang perlu ditertibkan terlebih dahulu,” ujarnya. (*)

Update