
Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Pemko Batam akhirnya merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan menuju Pelabuhan Sagulung dengan melakukan perbaikan sementara. Aksi tambal sulam menjadi solusi awal untuk mengatasi jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan, jalan yang sebelumnya rusak parah mulai dari depan kawasan industri Latrade hingga gerbang Pelabuhan Sagulung, kini sudah mulai ditangani. Proses perbaikan dilakukan dengan mengerok aspal yang berlubang, lalu dilakukan semenisasi agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilewati.
Meski hanya perbaikan sementara, langkah ini disambut positif masyarakat. Anton, warga setempat, mengapresiasi perhatian Pemko Batam terhadap jalur vital tersebut. Ia berharap ke depan ada pembenahan total. “Bagus kalau sudah mulai diperbaiki. Tapi harapan kami bukan cuma ditambal, tapi juga dilebarkan dan dibenahi secara menyeluruh,” katanya.
Baca Juga: Kerusakan Parah Jalan Menuju Pelabuhan Sagulung, Warga Desak Perbaikan Segera
Lalu lintas di sekitar lokasi perbaikan sempat tersendat akibat proyek penambalan yang memakan separuh badan jalan. Namun secara umum arus kendaraan masih berjalan normal meski dengan kecepatan terbatas.
Lurah Seibinti, Jamil, mengatakan bahwa perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari keluhan warga yang sebelumnya sudah disampaikan ke pemerintah. “Usulan untuk perbaikan menyeluruh sudah kami masukkan dalam Musrenbang. Kami juga berharap segera direalisasikan,” ujar Jamil.
Ia menambahkan, jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat yang hendak menuju pelabuhan maupun kawasan industri, sehingga sangat layak untuk menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyampaikan bahwa fokus utama perbaikan jalan saat ini masih berada di jalan-jalan utama, termasuk di simpang Puteri Hijau Jalan R. Suprapto. “Pelebaran jalan di titik-titik lain tetap akan kita lakukan, tetapi bertahap dan menyesuaikan dengan anggaran,” jelasnya.
Ia memastikan, meskipun anggaran terbatas, pihaknya tetap memantau kondisi jalan yang rusak dan akan mengupayakan penanganan yang terbaik sesuai kemampuan daerah.
Proyek tambal sulam ini dinilai sebagai langkah awal yang penting demi kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat.
Akses ke pelabuhan menjadi perhatian karena merupakan jalur strategis bagi aktivitas ekonomi kawasan Sagulung. Masyarakat berharap, setelah perbaikan sementara ini, Pemko Batam segera merealisasikan proyek pelebaran dan perbaikan permanen. Dengan begitu, mobilitas warga dan distribusi barang ke pelabuhan tidak lagi terganggu oleh kondisi jalan yang memprihatinkan. (*)
Reporter: Eusebius Sara



