Sabtu, 31 Januari 2026

Jalan Rusak Menuju Kantor Camat Sagulung Hambat Aktivitas Warga

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan rusak menuju kantor kecamatan Sagulung. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Akses jalan menuju Kantor Kecamatan dan Polsek Sagulung mengalami kerusakan parah. Pecahan aspal yang merata di sepanjang jalan mulai dari Simpang Lampu Merah Puteri Hijau menyebabkan gangguan bagi pengguna jalan. Kondisi ini menambah daftar infrastruktur yang butuh perhatian di Kota Batam.

Jalan yang hanya memiliki satu jalur untuk dua lajur ini merupakan akses utama bagi masyarakat yang bermukim di Seilangkai dan sebagian wilayah Kelurahan Tembesi. Dengan kondisi rusak seperti ini, arus lalu lintas menjadi terganggu, terutama pada jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Kemacetan pun sering terjadi akibat pengendara harus menghindari lubang-lubang yang tersebar di sepanjang jalan.

Majid, seorang warga Puteri Hijau, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera melakukan perbaikan. “Kalau belum ada anggaran untuk pelebaran, setidaknya tambal dulu jalan-jalan yang rusak ini. Soalnya jalan ini ramai dilewati setiap hari,” ujarnya.

Selain itu, warga juga berharap agar perbaikan jalan utama R. Suprapto di Simpang Puteri Hijau bisa berlanjut hingga ke jalan permukiman mereka. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mobilitas sehari-hari, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun beraktivitas lainnya.

Tokoh masyarakat Sagulung, Jumali, juga menyoroti banyaknya jalan permukiman lain yang mengalami kerusakan serupa. “Jalan Seibinti, Pelabuhan Sagulung, dan Jalan Lintang Tengah yang menghubungkan beberapa kelurahan di Kecamatan Sagulung juga dalam kondisi rusak. Ini sudah sering kami usulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang),” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi jalan yang rusak bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berisiko menyebabkan kecelakaan. “Sering ada pengendara yang terjatuh karena menghindari lubang. Kami berharap Pemko Batam segera mengambil tindakan sebelum ada korban lebih banyak,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima banyak masukan dan permintaan perbaikan jalan dari masyarakat. Namun, pelaksanaan perbaikan harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia serta prioritas pelebaran akses jalan utama.

“Saat ini, fokus utama kami adalah pelebaran jalan-jalan utama. Namun, kami tetap memperhatikan permintaan perbaikan jalan permukiman. Semua harus dilakukan sesuai dengan skala prioritas,” kata Suhar.

Meski begitu, warga berharap ada solusi sementara seperti penambalan jalan rusak agar tidak semakin parah. Mereka juga meminta agar pemerintah daerah lebih responsif terhadap permasalahan infrastruktur yang langsung berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dengan kondisi jalan yang semakin memburuk, masyarakat Sagulung berharap ada tindakan nyata dari pemerintah dalam waktu dekat. Jika perbaikan tidak segera dilakukan, dikhawatirkan kerusakan akan semakin meluas dan biaya perbaikannya akan semakin besar di kemudian hari. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update