Sabtu, 14 Maret 2026

Jalan Tengku Sulung Batamkota Langganan Macet

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Kemacetan kendaraan di Kota Batam. Foto: Dalal Harahap/Batam Pos

batampos – Jalan Tengku Sulung Batamkota, atau tepatnya jalan depan Komplek Cikitsu hingga Simpang Bundaran SMAN 3 Batamkota jadi langganan macet. Hampir setiap saat terlihat macet panjang, terutama pagi, siang dan sore.

Kondisi macet diduga karena ruas jalan yang cukup sempit. Padahal volume kendaraan yang melewati jalan tersebut cukup padat. Ditambah, banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir-pinggir jalan tersebut.

Seperti yang pada Rabu (10/8) sore, terlihat macet yang cukup panjang. Mulai di pertinggan jalan dari arah Mall Botania 2 Batamcenter menuju jalan depan Komplek Cikitsu. Tak sampai disitu, arus yang sangat padat juga terlihat dari Jalan depan Komplek Cikitsu menuju bundaran SMAN 3 Batamkota.

Amir, pengendara yang melintas mengatakan jalur di Jalan Tengku Sulung sudah jadi langganan macet. Hampir setiap saat terjadi macet. Kendaraan yang melintas pub harus melaju sangat pelan.

“Kalau jalan di sini (Tengku Sulung) jangan ditanya, sudah langganan macet. Hampir setiap saat, pagi, siang dan sore,” ujarnya.

Menurut dia, selain ruas jalan yang sempit dan banyaknya pedagang kaki lima, volume kendaraan juga jadi penyebab utama terjadinya macet. Apalagi di setiap persimpangan tak tersedia traffic light untuk mengatur arus lalu lintas.

“Ya setiap kendaraan yang lewat harus saling mengalah. Bahkan ada pengendara yang tak tahu diri, main serobot aja dan akhirnya membuat pengendara lain ngerem mendadak,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah bisa segera melakukan pelebaran jalan. Mengingat jalan tersebut sudah menjadi akses utama warga di bandingkan jalan besar menuju Bandra.

“Ya banyak lebih memilih jalur dalam, karena kendaraan yang melaju tak sekencang jalan besar. Jadi berharaplah jalan ini segera dilebarkan,” jelasny.

Hal senada diungkapkan Novi yang hampir setiap saat melintas di jalan tersebut terkena macet. Banyak pengendara roda empat yang harus mengalah, karena kebanyakan pengendara roda dua suka asal serobot.

“Kalau mobil pasti banyak mengalah, soalnya motor asal masuk-masuk saja kalau lagi macet. Bikin tambah macet,” jelasnya.

Dikatakannya, kondisi macet jalanan sudah lama terjadi, namun dari pemerintah tak ada upaya pelebaran. Padahal jalan tersebut sudah jadi akses utama warga yang tinggal sekitar Batamkota dan Nongsa.

“Sudah lama seperti ini, tak tak diperbaiki. Pedagang kaki lima juga tambah banyak, yang bikin jalan sempit,” terang Novi. (*)

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN