
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Batam menggelar persiapan terakhir jelang keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Batam. Tahun ini total yang berangkat 292 orang yang masuk dalam kuota haji, usai ditunda selama dua tahun karena pandemi Covid-19.
Ketua Manasik Haji, Kantor Kemenag Batam, Ridwan Syam mengatakan untuk persiapan sudah mulai berjalan. Persiapan dokumen seperti paspor sudah selesai, sedangkan visa haji merupakan bagian dari Kanwil Kepri.
“Kegiatan manasik haji dimulai hari ini sampai beberapa hari ke depan. JCH akan memantapkan tata cara ibadah haji yang akan mereka ikut di tanah suci mendatang,” kata dia, Kamis (26/5).
Ia menyebutkan JCH Batam mulai masuk asrama tanggal 14 dan berangkat 15 Juni mendatang. JCH akan berangkat menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines. Seluruh JCH Batam sudah mendapatkan vaksin pertama, kedua, dan booster, serta vaksin meningitis.
Ia menyebutkan dari kuota 292 orang, lima di antaranya tidak melakukan pelunasan biaya haji. Hal ini disebabkan berbagai faktor. Pertama karena urusan kesehatan, serta usia yang membuat mereka memilih mundur dan batal berangkat
“Cadangan langsung ada, karena memang sudah disiapkan. Jemaah merasa tidak yakult n untuk berangkat, sehingga memilih tidak berangkat,” sebutnya.
Ridwan berharap perjalanan ibadah haji JCH tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Meskipun banyak yang batal berangkat karena keterbatasan usia yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
“Usia 65 tahun ke atas tidak diperkenankan berangkat. Selain itu kuota haji juga tahun ini dikurangi, semua tidak lepas dari pandemi yang masih ada. Semoga yang berangkat bisa menjadi haji yang mabrur,” harapnya.
JCH diminta bisa menjadi kesehatan, dan bisa sehat sampai keberangkatan nanti. Untuk barang bawaan tolong diperhatikan, agar tidak menyebabkan masalah nantinya.
“Kami ingin semua jemaah yang berangkat bisa kembali dengan selamat, sehat dan menjadi haji yang mabrur,” tambah staf Kantor Kemenag Batam ini.
Mohzaini, 45, salah seorang JCH sangat bersyukur akhirnya bisa berangkat haji tahun ini. Setelah menunggu selama 10 tahun, niat ibadah ke tanah suci akhirnya menjadi kenyataan.
“Harusnya berangkat 2020 lalu, tapi karena pandemi diundur tahun ini. Kalau jadi berangkat 20220 lalu saya menunggu delapan tahun, karena diundur jadinya 10 tahun. Alhamdulillah bisa berangkat ibadah haji juga dalam waktu dekat ini,” ujarnya saat mengikut kegiatan manasik haji di Hotel PIH Batamcenter, Kamis (26/5).
Karena dua tahun ditunda, persiapan keberangkatan sudah maksimal. Untuk berkas sudah diproses, tinggal menyelesaikan manasik haji dan menunggu waktu masuk asrama.
“Sudah siap semua. Tinggal menjaga kesehatan agar tetap sehat sampai jadwal keberangkatan, sehingga ketika di tanah suci bisa mengikuti semua tahapan ibadah,” ujar ASN Pemko Batam ini. (*)
Reporter : YULITAVIA



