Minggu, 18 Januari 2026

JCH Lansia Apresiasi Layanan di Embarkasi Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas layanan haji Embarkasi Batam swafoto dengan jemaah haji lanjut usia (lansia) jelang keberangkatan ke tanah suci, Selasa (13/5) lalu.
F. Humas Kemenag Kepri.

batampos – Embarkasi Batam terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada seluruh jemaah calon haji (JCH), khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang mendapatkan perhatian istimewa.

Selasa (13/5) lalu, Embarkasi Batam telah memberangkatkan 444 jemaah asal Provinsi Riau. Sejak tiba di Asrama Haji Embarkasi Batam, para jemaah lansia dan disabilitas mendapat pendampingan khusus dari petugas. Mulai dari proses pemeriksaan kesehatan, pengurusan dokumen, hingga penempatan kamar yang strategis dan mudah diakses. Kursi roda, alat bantu jalan, serta tenaga kesehatan siaga turut memastikan kelancaran setiap tahapan.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam terus berkomitmen meningkatkan dan mengevaluasi layanan khusus lansia dan disabilitas demi menunjang kemudahan dan kenyamanan mereka. Tak sia-sia, layanan ramah lansia ini pun mendapat apresiasi dari para jemaah yang merasakannya langsung.

“Nenek di asrama diprioritaskan. Dapat pelayanan bagus, mulai dari cek kesehatan, living cost, gelang identitas, langsung ke kamar. Ke kamar didorong juga pakai kursi roda,” ujar Farida Hanim, JCH Kloter 12 BTH asal Dumai, saat ditemui di Aula Arafah II Asrama Haji Batam sebelum keberangkatan ke Bandara Hang Nadim Batam.

Tak hanya Farida, kesan positif juga disampaikan jemaah lansia dan disabilitas lainnya seperti Deli Yatmi, Norma, dan Rosmiati.

“Dilayani, diambilkan kursi roda, dinaikkan ke ambulans sampai ke asrama haji ini. Aku dengar di mana-mana, anak di Malaysia juga telepon, ‘Mak nanti naik itu, sampai ke kamar tak jalan kaki, dikasih kursi roda, cantik layanannya, Mak,’” ucap Deli Yatmi (69), sambil menahan haru.

“Kalau layanan Ibu lihat sudah oke. Petugas langsung menghampiri pakai kursi roda, cepat tanggap. Kami semua senang menggunakan kursi roda yang disediakan,” tambah Rosmiati, JCH asal Duri, Riau, yang berusia 63 tahun.

Tak hanya mendapatkan fasilitas kursi roda gratis, para jemaah lansia dan disabilitas juga tidak perlu bersusah payah menuju aula tempat makan. Selama di Asrama Haji Batam, petugas mengantarkan jatah makanan langsung ke kamar masing-masing.

“Bagus, makan diantar ke kamar. Saat berangkat menuju aula pelepasan jemaah, langsung dari kamar juga dijemput. Alhamdulillah pelayanannya baik, saya puas,” kata Norma, JCH asal Bengkalis yang juga pengguna kursi roda.

Keempat JCH lansia dan disabilitas ini tergabung dalam Kloter 12 BTH yang berisi 444 jemaah asal Provinsi Riau. Rinciannya yakni 270 jemaah dari Kota Dumai, 166 jemaah dari Kabupaten Bengkalis, 1 jemaah dari Kabupaten Siak, serta 3 orang petugas haji daerah (PHD) dan 4 petugas kloter. (*)

Update