batampos – Jefri Lubis, pria yang berprofesi sebagai sopir angkot ini berlari sambil memegang leher kanan. Ia berlari menuju car wash atau tepatnya di samping Warung Buk Mar, di bilangan Bengkong Seken, Senin (28/3/2022) malam, sekira pukul 11.30 WIB.

Jefri meminta warga untuk membawanya ke rumah sakit. Dari leher Jefri terlihat darah mengalir. Tak lama kemudian pria 26 tahun ini pun tergeletak. Meninggal.
“Dia lari datang, dan minta tolong bawa ke rumah sakit. Kemudian ia langsung tergeletak, saya tidak berani megang karena takut,” ujar Reza, pekerja car wash di lokasi.
Reza menjelaskan dari teriakan Jefri tersebut warga sekitar berbondong-bondong ke lokasi. Oleh warga, kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Dia lari sendiri, tidak ada yang ngejar. Dari lehernya sudah banyak darah muncrat, sepertinya ditikam,” katanya.
BERITA SELANJUTNYA: Penikam Jefri Sudah Diketahui, Tinggal di Bengkong Sarmen
Sementara itu, dari pengakuan Aris, salah seorang saksi, ia sempat melihat korban cek-cok dengan seorang pria. Lokasi cek-cok tersebut berada sejauh 100 meter dari jasadnya Jefri.
“Tadi saya lihat dia itu cek-cok. Lalu lari. Siapa yang nikam saya tidak kenal ,” katanya.
Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal yang mengatakan dari pemeriksaan awal, Jefri tewas akibat tikaman di bagian leher.
“Untuk saksi ada 4 orang yang diperiksa. Dan sekarang masih dilakukan pengembangan terhadap pelaku,” katanya di lokasi. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



