Senin, 2 Februari 2026

Jelang Libur Nataru, Pelabuhan Internasional Batamcentre Bersiap hadapi Lonjakan Penumpang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Arus penumpang yang datang melalui Pelabuhan Internasional Batamcenter membeludak, Sabtu (11/11).

batampos – Jelang libur sekolah, hingga Natal dan Tahun Baru, lonjakan penumpang diperkirakan tak hanya terjadi di Pelabuhan Domestik Batam. Namun diperkirakan, lonjakan penumpang juga terjadi di pelabuhan internasional.

Karena itu, Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter menggelar rapat dalam menyambut lonjakan penumpang. Salah satu persiapan dalam menghadapi lonjakan penumpang adalah kesiapan seluruh instansi atau pihak yang terlibat di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter tersebut.

“Kemarin, kami sudah rapat dengan seluruh ESQP, memastikan kesiapan untuk lonjakan penumpang libur nanti. Salah satu yang dirapatkan kesiapan seluruh ESQP,” ujar General Manager Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika Astaga.

Baca Juga: 1.752 Orang Tinggalkan Batam Lewat Pelabuhan Domestik Sekupang

Dikatakan pada libur akhir tahun 2022 lalu saja, lonjakan penumpang lebih dari 11 ribu orang. Padahal kondisinya baru habis masa Pandemi Covid-19.

“Untuk libur akhir tahun 2023 ini diperkirakan akan jauh meningkat. Seperti arus penumpang dua pekan lalu, pada perayaan orang Hindu, arus penumpang sampai 15 ribu orang, namun karena ada cancel, jadinya cuma 13 ribuan,” jelas Nika.

Menurut Nika, semua pihak yang ada di Pelabuhan Internasional Batamcenter ini harus siap menghadapi lonjakan penumpang. Jangan sampai, pelayanan yang ada di pelabuhan tersebut mendapat nilai minus dari penumpang karena ketidaksiapan salah satu instansi.

“Saya sudah minta untuk semua bisa bekerja maksimal saat lonjakan penumpang nanti. Salah satunya kesiapan petugas. Kami dari Pelabuhan akan suport konsumsi saat terjadinya lonjakan, agar pelayanan bisa maksimal dirasakan para penumpang,” ungkap Nika.

Baca Juga: Tiket Pesawat ke Medan Capai Rp 2 Jutaan

Masih kata Nika, saat terjadi lonjakan penumpang nanti, pihaknya juga akan memberi jalur prioritas untuk orang-orang tertentu. Salah satunya, penumpang yang sakit, penumpang hamil, penumpang yang memiliki bayi, orang tua, serta penumpang transit.

“Jadi ada beberapa penumpang yang nantinya masuk kategori prioritas. Hal ini juga saya jelaskan dalam rapat, agar nantinya semua petugas mengerti,” sebut Nika.

Masih kata Nika, semua petugas yang ada di pelabuhan juga wajib memakai kartu identitas diri. Sehingga mudah dikenali oleh calon penumpang jika membutuhkan bantuan.

“Untuk fasilitas kami sudah siap. Saat lonjakan penumpang terjadi, juga ada petugas kepolisian yang membantu. Untuk karyawan kami, terutama bagian keamanan akan dilemburkan, agar memberi pelayanan maksimal,” pungkasnya.

 

Reporter: Yashinta

Update