
batampos – Proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 6.283 jemaah haji dari 17 kelompok terbang (kloter) Debarkasi Batam telah tiba di tanah air dan kembali ke daerah masing-masing.
Kepala Seksi Haji Batam, Syahbudi mengatakan, jumlah tersebut menyusul kedatangan jamaah haji kloter 17 sebanyak 369 orang melalui Bandara Hang Nadim Batam, Senin (17/7).
“Sampai saat ini sudah ada 17 kloter yang kembali ke Batam. Sementara itu untuk kloter BTH 18 direncanakan tiba di Batam, Selasa (18/7) sekitar pukul 16.00 WIB, ” ujarnya, Selasa (18/7).
Baca Juga: Sambut 1 Muharram, Perbanyak Zikir dan Doa
Dilanjutkan Syahbudi, kloter 18 ini akan terbang dari Jeddah dan transit di Kualanamu Medan untuk selanjutnya terbang ke Bandara Hang Nadim Batam. Kloter 18 membawa 373 jemaah dengan rincian 213 orang perempuan dan 160 jemaah laki-laki.
“Alhamdulillah sampai dengan kloter 17 kemarin perjalanan kembali berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Syahbudi.
Adapun rincian jemaah haji Debarkasi Batam yang telah kembali ke tanah air diantaranya, jemaah asal Provinsi Kepri sebanyak 1.113 orang, jemaah asal Provinsi Riau sebanyak 4.793 jemaah dan lima orang jemaah asal Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) serta 372 orang jemaah asal Provinsi Jambi.
Baca Juga: Tarif Bongkar Muat Peti Kemas Memicu Pro-Kontra Pengusaha Batam
Disinggung mengenai jemaah haji Debarkasi Batam yang saat ini masih sakit di tanah suci, ia menjawab, sesuai jadwal kalau ada yang sakit, maka akan dirawat sampai sembuh dulu di Makkah dan dipulangkan atau ikut dengan kloter berikutnya.
“Ini yang masih kita tunggu datanya, berapa yang sakit dan dirawat di tanah suci, ” tuturnya.
Sementara itu kata Syahbudi, jamaah asal Batam yang tersisa saat ini berada di kloter 24, kloter 31, kloter 32 dan kloter 33. Berdasarkan informasi dari sana, keseluruh jemaah asal Batam dalam keadaan sehat.
“Mereka saat ini sedang menjalankan ibadah rutin yakni sholat di masjidil haram,” sebut Syahbudi.
Selain itu jemaah asal Batam ini juga tengah melakukan ibadah umroh sunnah sambil menunggu waktu berangkat ke Madinah. “Rencana tangal 24 kloter 31 BTH ke madinnah. Lalu diikuti dengan kloter berikutnya untuk arbain,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



