Selasa, 17 Maret 2026

Jemaah Haji Embarkasi Batam Tiba Besok, Wajib Tes Antigen atau PCR

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji kloter pertama embarkasi Batam meninggalkan asrama Haji Batam menuju Bandara Hang Nadim Batam , Rabu (15/6). Menurut jadwal kloter pertama sudah tiba di Batam 26 Juli 2022. F.Cecep Mulyana

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam bersama seluruh pemangku kebijakan menggelar rapat koordinasi terkait penyambutan jemaah haji yang tiba Selasa (26/7) besok.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Edi Batara mengatakan persiapan menyambut kepulangan jemaah haji sudah berjalan 90 persen. Hari ini rapat finalisasi meliputi alur kedatangan, pemeriksaan kesehatan, hingga proses kepulangan jemaah ke daerah, dan keluarga untuk jemaah asal Batam.

“Alhamdulilah, dalam rapat tadi dibahas terkait proses kepulangan jemaah. Semua yang meliputi kebutuhan untuk menunjang kelancaran ketibaan jemaah sudah siap baik di bandara maupun di asrama,” kata Edi usai menghadiri rapat finalisasi di Asrama Haji, Minggu(24/7) sore.

Semua panitia, dan petugas sepakat untuk menyukseskan proses pemulangan jemaah. Ia menyebutkan ada perubahan terkait pemeriksaan kesehatan jemaah, dalam upaya pengendalian Covid-19.

“Informasi terbaru yaitu semua wajib antigen bagi jemaah yang memiliki suhu di bawah 37.5 derajat Celcius. Sedangkan untuk yang di atas suhu tersebut wajib menjalani PCR tes. Kalau kemarin informasinya hanya 10 persen yang diantigen,” ujarnya.

Informasi sementara, untuk jemaah asal Anambas dan Lingga akan dipulangkan ke daerah, Rabu (27/7) atau satu hari usai kembali ke asrama haji. Begitu juga dengan Natuna yang direncanakan kembali ke daerah Kamis (28/7).

“Batam biasanya mereka langsung pulang setelah menyelesaikan proses pengecekan. Untuk Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun tergantung kondisi pengecekan. Jika selesai terlalu sore mereka akan menginap satu hari. Sebab kondisi angin saat ini cukup kuat,” tambahnya.

Ia mengungkapkan untuk jemaah yang berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar) akan berada di asrama selama satu hari. Sesuai jadwal, mereka akan dipulangkan, Kamis (28/7). Sedangkan untuk jemaah Kepri jadwalnya masih disusun. Hal ini melihat proses pemeriksaan yang akan dijalani jemaah.(*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN